Manusia merupakan mahluk sosial. Ia dicipta untuk mencari dan menemukan makna lewat pertemanan. Aku, kamu, kita, tak bisa hidup sendiri dan terlepas satu sama lainnya.

Walau demikian, tak ada salahnya untuk sebentar menarik diri dari hiruk-pikuk keramaian. Untuk sejenak kembali meresapi diri sebagai seorang pribadi, demi lebih mendengar kata nurani.

Advertisement

Sebelum kamu terlalu takut dan hilang rasa percaya diri untuk menghadapi segalanya seorang diri, ini beberapa alasan yang wajib kamu ketahui bahwa sendiri itu bisa mengisi daya kembali sebagai seorang mahluk sosial.

Kamu memang lebih gemar berkumpul bersama teman. Namun, dengan sendirian kamu lebih bisa peka mendengar apa yang nuranimu suarakan.

kamu bisa lebih peka mendengar suara nurani

kamu bisa lebih peka mendengar suara nurani via pickywallpapers.com

Tanpa ada orang lain di sekitaran, kamu akan belajar mendengar apa yang nuranimu katakan. Ya, kamu menjadi lebih peka dari biasanya. Telingamu tak lagi sibuk menampung nasihat pun masukan dari orang lain. Bahkan, kamu jadi paham bahwa masukan dari orang sekitaran belum tentu baik bagi diri karena memang hanya kamulah yang memahami keadaan dirimu sendiri.

Ketika kamu meluangkan waktu untuk sendirian, nuranimu akan berkata lebih lantang. Kamu pun bisa mengasah kepekaan untuk mendengarkan. Dengan begini, ke depannya kamu tak lagi mudah meragu karena kamu tahu bahwa kata nuranimu selalu bisa diandalkan.

Tanpa mencemaskan pendapat orang lain, kamu bisa mencoba lebih jujur pada diri demi membuat jiwa lebih nyaman.

kamu bisa jujur terhadap diri sendiri

kamu bisa jujur terhadap diri sendiri via 7-themes.com

Advertisement

Sebenarnya saat sedang sendirian merupakan saat tepat untuk menikmati waktu bersama raga sendiri. Kamu bisa melakukan hal-hal yang kamu gemari tanpa perlu membentuk rasa cemas akan pendapat orang lain. Ya, tak ada lagi pendapat kawan yang terdengar, kamu bisa lebih nyaman dalam menjalani keseharian. Kamu bebas mengenakan baju yang kamu sukai pun bisa menghabiskan uang untuk hal yang memang kamu inginkan.

Tanpa disadari hal ini membuatmu lebih mengenal diri sendiri. Karena kamu secara perlahan bisa mulai memilah hal yang kamu gemari dan yang tak kamu sukai. Dan ini merupakan salah satu cara untuk mengenali sebenar-benarnya sosok diri sendiri. Masihkah, kamu merasa tak percaya diri?

Tak ada lagi pengaruh dari kawan dan sudut pandang orang lain yang memengaruhi, dari diri sendirilah kamu akhirnya belajar mengutarakan pendapat

kamu mulai melihat segala sudut pandang dari kacamatamu

kamu mulai melihat segala sudut pandang dari kacamatamu via imgkid.com

Ketika sedang berkumpul bersama dengan kawan, tanpa disadari kamu lebih condong untuk mengikuti arus. Kamu cenderung mengikuti apa kata kawan dan menyamakan pendapat supaya lebih bisa diterima. Walau sebenarnya kamu tak setuju akan sesuatu hal, namun kamu lebih nyaman jika sudut pandangmu sama dengan kawan.

Beda halnya saat kamu sedang sendirian, tak ada lagi pengaruh dari orang lain pun ketakutan untuk tak diterima. Kamu bisa dengan bebas melihat segala sesuatunya dari sudut pandangmu.

Dengan berdiri di atas kaki sendiri, kamu belajar mengambil keputusan tanpa ada campur tangan dari orang lain yang mengikuti

kamu belajar mengambil keputusan sendiri

kamu belajar mengambil keputusan sendiri via www.micasa.lt

Tak hanya bebas menyuarakan pendapat dan melihat segala hal dari sudut pandangmu saja, namun kamu bisa mengambil keputusan sendiri. Saat bersama dengan orang lain, tanpa disadari kamu lebih membuka telinga untuk mendengarkan kata kawan. Bahkan hal ini bisa memicumu untuk mengubah keputusan seketika. Kamu tak lagi percaya pada diri sendiri karena mengambil keputusan hanya berbekal kata nurani.

Beda halnya ketika kamu sedang seorang diri, kamu dituntut untuk memecahkan masalah dan mencari jalan keluar dengan caramu sendiri. Tak ada usul orang lain yang dipertimbangkan, kamu justru memberi ruang lebar pada nurani untuk memutuskan. Sungguh, justru dengan cara inilah kamu belajar untuk mengambil keputusan seorang diri.

Hanya mengandalkan raga dan tangan sendiri, kamu ditempa jadi lebih mandiri dalam menghadapi hari.

kamu bisa berdiri di atas kaki sendiri

kamu bisa berdiri di atas kaki sendiri via galleryhip.com

Tak hanya pengambilan keputusan yang bisa kamu lakoni seorang diri, kamu pun bisa terbentuk makin mandiri sebagai seorang pribadi. Karena dengan sendirian, kamu benar-benar ditempa untuk hanya mengandalkan raga sendiri. Jika biasanya kamu mengandalkan kawan untuk meringankan beban yang sedang kamu panggul, maka sekarang hanya ada dirimu sendiri untuk mengurai permasalahan yang sedang kamu hadapi.

Tak lagi bisa membagi keluhan kepada kawan, kini kamu menyingsingkan lengan untuk menyelesaikan permasalahan. Tak ada orang lain yang dimintai bantuan, kamu dengan gagah berani menghadapi.

Yang paling utama, ini merupakan proses untuk sebenar-benarnya membuka mata. Karena kamu belajar mencintai dirimu apa adanya

kamu belajar mencintai dirimu sendiri apa adanya

kamu belajar mencintai dirimu sendiri apa adanya via galleryhip.com

Ragam proses yang kamu temukan selama kamu sedang sendiri membentukmu menjadi manusia baru. Mulai dari mengambil keputusan sendiri, melihat segala sesuatu dari sudutmu, hingga berani mengandalkan raga sendiri, kamu kini sadar bahwa dirimu memang patut untuk dicintai. Kamu bisa mengandalkan diri sendiri untuk meraih kebahagiaan, dan inilah alasanmu untuk jatuh cinta pada diri sendiri.

Tak usah lagi hilang percaya diri ketika sedang sendiri, karena ini merupakan salah satu cara untuk mengenali dan jatuh cinta pada diri sendiri.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya