Bagaimana, lolos nggak CPNS-nya?

Hehehehe

Kalau boleh dibilang, tahun ini adalah tahun yang cukup berat dalam hidupmu. Sebab semua masalah hidup sepertinya berkonspirasi dan tumpah di tahun ini. Mulai dari tak kunjung dapat pekerjaan meski udah lulus lama, pacar minta putus tanpa tahu kesalahanmu apa, sampai mimpi-mimpi yang sudah kamu perjuangkan yang tak kunjung terwujud sampai sekarang. Apalagi kebanyakan dari mimpimu itu tinggal selangkah lagi digenggam. Namun entah kenapa, ada saja halangan yang datang.

Advertisement

Sakit atau tidak, jangan ditanya lagi! Sebab dari momen inilah kamu baru mengerti maksud dari ungkapan sakit yang tak berdarah. Saking sakitnya sampai buatmu ingin menyerah.

Jadi abdi negara, mau buka usaha, atau lekas dapat pekerjaan tetap untuk membahagiakan orangtua. Apapun mimpimu sekarang, mari resapi hal-hal ini dulu sebelum kembali berjuang. Karena #ManusiaBolehBerencana tapi tak boleh patah arang meski mimpimu belum digenggam juga.

1. Sebab segala sesuatu itu butuh waktu. Begitu juga dengan terwujudnya mimpi-mimpimu~

Semua butuh waktu via www.pexels.com

Mewujudkan mimpi itu tak ada yang instan. Klise memang. Namun satu hal yang kamu harus tahu, bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini pasti butuh waktu. Seperti menanam bunga. Butuh proses menyemai bibit, memupuk dan menyiramnya. Itupun masih ada kemungkinan tidak tumbuh karena serangan hama. Begitu juga dengan mimpimu. Butuh proses yang cukup panjang dan kadang melelahkan. Butuh perjuangan bertahun-tahun, malam-malam tanpa tidur, sampai keringat bahkan air mata.

Advertisement

Kalau sampai saat ini kamu merasa perjuanganmu sudah di batas maksimal, yakin saja semua akan indah pada waktunya. Toh hasil tak akan pernah mengkhianati jatuh bangunnya usahamu kan?

2. Mimpimu mungkin besar, tapi tujuan di baliknya yang tak masuk akal. Mulai sekarang, mari coba dipikirkan ulang

Yuk dipikirkan dulu~ via www.pexels.com

Pengen banget jadi abdi negara. Biar bisa kayak bapak dulu. Gaji plus tunjangannya juga lumayan kan katanya?

Di balik sebuah mimpi, pasti ada tujuan yang ingin diraih juga. Ingin punya pekerjaan mapan biar bisa sedikit meringankan beban orangtua. Mau bekerja di dunia digital karena ingin turut mengembangkannya. Kalau sampai saat ini mimpi-mimpimu belum terwujud, itu semua tak selalu karena apa yang kamu inginkan terlalu besar. Bisa jadi karena tujuan di baliknya yang kurang pas di mata Tuhan. Bahkan nggak masuk akal.

Mulai sekarang, mari pikirkan lagi tujuan di balik mimpi-mimpi besarmu. Siapa tahu di balik mimpi besarmu hanya ada ambisi tanpa tujuan.

3. Saat mimpimu belum juga dikabulkan, jangan lekas berburuk sangka. Mungkin mimpimu hanya dipeluk Tuhan lebih lama

Mimpimu hanya dipeluk-Nya lebih lama via www.pexels.com

Segala sesuatu butuh waktu. Segala sesuatu butuh alasan kuat untuk bisa terjadi. Namun saat apa yang kamu ingini belum juga digapai, tolong jangan sampai berpuruk sangka dengan Si Empunya Kehidupan. Toh di setiap doamu tiap malam, di setiap cucuran keringat atau di tetes air mata, pasti ada nikmat-Nya di sana.

Kalau sampai saat ini (setelah bertahun-tahun lamanya) mimpimu tak kunjung diamini semesta, mungkin pintamu hanya dipeluk Tuhan lebih lama. Dia ingin melihat seberapa kuat kamu meminta. Dia ingin tahu seberapa besar perjuanganmu di sana.

4. Tak apa kalau kamu merasa semakin jauh dengan mimpimu. Toh untuk melesat ke depan, kadang kita harus sedikit ditarik ke belakang

Seperti anak panah via www.pexels.com

Jangankan digenggam, mimpi ini malah semakin jauh dan mustahil didapatkan 🙁

Saat kamu udah mati-matin belajar untuk ujian jadi calon abdi negara, eh baru tahap awal sudah gagal saja. Ketika kamu bermimpi ingin jadi musisi, orangtua malah menentang dan memintamu kuliah di jurusan yang lebih prestisi. Mimpi yang kamu pupuk dari kecil pelan-pelan hilang. Jangankan digenggam, untuk sekadar mengucapnya di dalam doa saja rasanya sudah tidak bisa.

Tidak, kamu tidak payah. Kamu juga bukan pecundang karena tak bisa menjaga mimpimu dan pasrah mengikuti keadaan. Saat keadaan justru buatmu semakin jauh dengan mimpimu, yakin saja bahwa kamu tengah disiapkan untuk melesat jauh ke depan. Seperti anak panah yang butuh ditarik ke belakang agar bisa sampai tujuan.

5. Ini yang sering orang lupa, saat mimpi belum juga di tangan, ketahuilah pasti ada mimpi-mimpi kecil yang lebih didahulukan

Ada banyak mimpi kecil yang didahulukan via www.pexels.com

Mimpi punya pekerjaan tetap sebelum umur 25, gagal sudah didapatkan. Mimpi ingin punya rumah terpaksa ditunda karena harus bantu adik bayar sekolah. Mimpi jalan-jalan ke luar negeri? Duh rasanya nggak mungkin kalau gaji masih segini.

Namun di balik mimpi besarmu yang belum juga didapat itu, ada lebih banyak mimpi-mimpi kecil yang lebih dulu diwujudkan Tuhan. Belum punya pekerjaan tetap tapi kamu bisa punya waktu lebih banyak untuk bantu orangtua di rumah. Tak apa kalau sekarang kamu gagal nyicil beli rumah. Toh beberapa tahun ke depan, kamu akan dibuat bangga dengan adikmu yang tersenyum dan mengenakan toga.

6. Meski belum terwujud sampai sekarang, rayakan saja dengan senyuman. Sebab kamu sudah berani bermimpi dan mengusahakan

Rayakan dengan senyuman 🙂 via www.pexels.com

Sekarang, bukan saatnya untuk meratapi mimpimu yang gagal digenggam. Justru inilah saatnya untuk merayakan atas apa yang telah kamu usahakan. Bersulang untuk diri sendiri yang sudah susah payah mewujudkan mimpi-mimpi. Meski kenyatannya tak seperti apa yang kamu inginkan. Satu hal lagi, jangan lupa tersenyum untukmu yang hebat ini. Karena telah berani bermimpi dan memperjuangkannya sampai saat ini.

#ManusiaBolehBerencana tapi selalu ingat akan selalu ada hal-hal di luar kuasamu juga. Tetap semangat dan beristirahat kalau memang kamu benar-benar lelah. Toh perjuangan masih panjang. Mimpimu akan selalu menunggu untuk diwujudkan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya