Ingin Jadi Relawan? 5 Aksi dari TurunTangan Ini Bisa Jadi Panduanmu Sebelum Terjun ke Dunia Kerelawanan

Organisasi relawan

Mungkin masih ada beberapa orang di luar sana yang berpendapat bahwa kegiatan kerelawanan itu sebatas untuk menolong orang. Nggak salah sih, tapi menolong orang sebenarnya hanya satu bagian kecil dari kegiatan seorang relawan. Lebih dari itu, relawan juga berperan sebagai agent of change, yakni orang yang bisa menginisiasi sebuah perubahan yang memang diperlukan di masyarakat.

Sebagian dari kamu mungkin sekarang sedang bertanya-tanya, memangnya menjadi relawan bisa seribet itu ya? Jawabannya, nggak juga. Asalkan kamu paham esensi peran seorang relawan dan di situasi seperti apa saja ia dibutuhkan, kamu pasti bisa menjalani peran ini tanpa kesulitan berarti. Tapi, ada baiknya kalau kamu mempelajari kegiatan kerelawanan dari komunitas atau organisasi yang fokus di bidang tersebut, seperti TurunTangan. Yuk, intip misi-misi dan kebaikan apa saja yang ingin mereka sebarkan! Bisa jadi contoh buat kamu nih ~

1. Berfokus untuk mencetak relawan yang berperan sebagai agent of change bagi masyarakat

TurunTangan saat ini tersebar di 63 regional di seluruh Indonesia | Credit: Peta Persebaran TurunTangan

TurunTangan merupakan sebuah “gerakan kerelawanan yang salah satu tujuan utamanya adalah untuk menciptakan pemimpin Indonesia di masa depan yang berkompeten dan berintegritas”. Nah, hingga saat ini TurunTangan sudah tersebar di 63 regional di seluruh Indonesia.

Nah, yang membuat TurunTangan unik dibanding NGO (Non-Governmental Organization) lainnya adalah fokus TurunTangan pada upaya untuk mendorong para pemuda untuk mau ikut mengatasi masalah di lapangan. Karena itulah, kamu bisa mendapati relawan TurunTangan di beragam situasi, mulai dari yang berhubungan dengan masalah lingkungan hingga politik.

Dari komitmen itulah, TurunTangan akan segera membentuk Akademi Relawan yang bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pembekalan untuk para pemuda yang ingin fokus menjadi relawan. Bahkan, TurunTangan juga memiliki project inkubasi untuk project-project kerelawanan yang dipandang mumpuni untuk berdiri sendiri menjadi yayasan di masa depan. Keren banget!

2. Aktif berkolaborasi dengan individu atau kelompok relawan lain

Turun ke lapangan dan mengatasi masalah sosial secara langsung adalah kemampuan lain yang diharapkan dari seorang relawan | Credit: Dokumentasi TurunTangan

Nah, kalau kamu pikir TurunTangan hanya melaksanakan program-program mereka sendiri, kamu keliru. Pasalnya, ada beberapa kesempatan dimana TurunTangan berkolaborasi dengan individu atau kelompok yang juga ingin membantu mengatasi suatu masalah di masyarakat.

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

What is bravery, without a dash of recklessness?