Diejek, sudah pasti. Dikira rakus karena doyan makan, sudah sering. Tapi kemudian, di sinilah muncul titik balik pada diri mereka. Menunjukkan kalau berat badan berlebih itu bukanlah sebuah rintangan, namun jalan terbaik menuju kesuksesan. Percaya diri dan selalu berpikiran positif pun menjadi kekuatan tersendiri bagi mereka yang sudah terbiasa dibully.

Big is beautiful. Big is the power of successfull.

Karena hidup cuma sekali dan berbuat baik itu bisa berkali-kali. Kamu yang sekarang masih gengsi sama berat badan nggak perlu galau lagi karena Hipwee dan 6 perempuan curvy inspiratif akan memberikanmu motivasi, supaya tambah PD dan terus berprestasi. Simak sampai selesai, ya!

1. Ucita Pohan, perempuan muda enerjik yang punya sejuta pesona. Percaya diri menjadi broadcaster dan MC handal adalah nilai tambah pada dirinya.

My future’s so bright I have to wear shades. 😎 📷: @wwinny #fujitabarbie

A photo posted by Ucita Pohan (@uchiet) on

Mengawali karier dari aktif di sosial media, membuat Ucita yang biasa disapa Uchiet menjadi sorotan beberapa netizen. Gaya berpakaiannya yang khas dan diimbangi dengan sense di dunia fashion, juga ampuh membuat Uchiet makin digemari. Pun dengan kemampuannya dalam public speaking yang handal, ini sudah membuktikan kalau Uchiet sama sekali tidak minder dengan berat badan. Justru dia PD banget! Salut, Mb Uchiet.

Advertisement

Kaum hawa yang kurang PD dengan berat badan, harusnya mulai mencontoh Uchiet dalam berpakaian dan membangun kehidupan sosial dengan bergaul.

2. Berangkat dari keresahan ‘sulitnya memilih baju’, membuat Janete Janekoo membangun clothing line yang memanjakan diri dan pengguna plus size lainnya.

Jangan hidup untuk mengejar kesempurnaan, hiduplah demi menemukan kebahagiaan! Tidak ada orang yang sempurna, tapi semua orang bisa hidup bahagia. Kebahagiaan itu tidak ditentukan oleh kekayaan. Kebahagiaan itu mensyukuri apa yang kita miliki. Kebahagiaan itu ketika kita menatap cermin dan bisa tersenyum. Kebahagiaan itu menerima diri kita tanpa membenci kekurangan yang kita miliki. Kebahagiaan itu sehat lahir dan batin. Kebahagiaan itu memaafkan orang yang bersalah kepadamu. Kebahagiaan itu bukan diraih dengan menjadi sempurna… Kebahagiaan itu mencintai dirimu apa adanya! Aku gemuk. Aku cantik. Aku bahagia. Aku berharga. Bahagia kah kamu? #akuberharga #akubahagia #akucantik #akugemuk #bahagiaitu #kesempurnaan #hidupuntukmenjadibahagia #JaneKooplussize #motivateyourself #bewhatyouwannabe #behappy

A photo posted by Premium Plus Size Clothing (@janekoo.plussize) on

Selalu bahagia dan bersyukur, adalah dua hal yang menjadi sumber kekuatan Janete Janekoo. Sempat mengalami bullying semasa sekolah pun tidak menyurutkan niat Janete untuk terus menunjukkan potensi dirinya. Passionnya di dunia fashion yang didasari dari kesulitannya memilih ukuran baju, menjadikan Janete lebih serius menekuni usaha clothing line.

Aku Gemuk. Aku Cantik. Aku Bahagia. Aku Berharga

Janete Janekoo

Selain memanjakan diri sendiri karena lebih mudah memilih baju, kini Janete bersama Janekoo.Plussize juga memudahkan perempuan dengan ukuran baju plus size untuk mix and match pakaian.

3. Menjadikan suara emasnya sebagai modal, Adele sama sekali tak mempedulikan soal berat badannya yang banyak dicibir orang.

Adele, aku bernyanyi bukan ‘jual’ body via billboard.com

Siapa yang tak kenal Adele. Penyanyi solo cantik nan berbakat yang karyanya sudah diakui dunia. Suara emas yang selalu ditampilkan Adele juga berhasil membius sebagian besar orang, yang kini menjadi penggemar fanatiknya. Cibiran orang mengenai berat badan yang tak sedikit Adele terima, tidak sama sekali membuatnya minder atau patah arah. Tapi justru terus ‘melesat’ dengan segudang prestasi yang didapat.

People are starting to go on about my weight. But, i’m not going to change my size because they don’t like the way i look.

Adele, Singer

4. Sempat dikucilkan karena berat badan berlebih, Rachel justru bangkit dari keterpurukan. Rajin berolahraga dan menjadi instruktur yoga kini menjadi fokus utamanya.

Rachel, instruktur yoga penuh semangat via huffingtonpost.com

Bermula dari berat badan 133kg, menjadikan Rachel pun tak jauh dari bahan bullyan. Ejekan serta cibiran itu tidak datang dari orang jauh, melainkan juga orang-orang terdekat. Di situlah ia mulai sadar akan pola hidup sehat dan teratur harus menjadi fokus utamanya. Tak berhenti di sini, ia juga masih diremehkan karena cita-citanya menjadi ramping dianggap mustahil.

Kini Rachel tidak hanya fokus berolahraga untuk dirinya sendiri, tapi juga bagi orang lain yang membutuhkan hidup sehat dengan menjadi instruktur yoga. Good Job, Rachel!

5. Dewi Hughes, salah satu perempuan berprestasi di Indonesia. Aktif di kegiatan sosial dan pandai berinteraksi dengan orang banyak.

Dewi Hughes, salah satu perempuan hebat Indonesia via hello-pet.com

Meski sudah lama tak terdengar kabarnya, nama Hughes di dunia hiburan takkan lekang oleh waktu. Kepiawaiannya dalam memandu acara hingga menjadi aktivis sosial di bidang human trafficing, sukses melambungkan nama Hughes sebagai salah satu perempuan inspiratif di Indonesia.

Sosoknya yang murah senyum dan senantiasa percaya diri juga mengisyaratkan bahwa untuk menjadi cantik itu sederhana, yaitu selalu berpikir positif dan berbuat baik pada orang lain. Setuju banget, Mb!

6. Mengawali karir dari nol sebagai penyanyi, Regina Ivanova memang pantas dijuluki perempuan super. Tak hanya inspiratif, ia juga senantiasa ramah pada siapa saja.

Love me without restriction, trust me without fear, want me without demand, accept me for who i am 🙂 #iAmMe

A photo posted by Regina Ivanova (@ivanova.regina) on

Publik memang mengenal sosok Regina dari salah satu ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia. Suaranya yang khas juga mulai diketahui banyak orang, dari seringnya ia berlalu lalang di televisi. Kemampuannya dalam olah vokal juga banyak disanjung, karena ia begitu percaya diri dan sama sekali tidak minder dengan kondisi plus sizenya.

Penyanyi sekelas Regina aja sama sekali nggak minder, kamu yang berat badannya naik 1 kilo aja galaunya nggak udah-udah sih? Move on, dong!

Ingat, cantik itu relatif. Tidak semua orang menyandang predikat cantik karena kurus, tapi juga dari kepercayaan diri dan prestasi yang digali terus menerus.