Nggak Ada Kontribusi Ke Hidupku, Kok Nuntut Ini Itu?

tuntutan sosial

Orang bilang hidup ini bagaikan roda. Jika roda itu melaju maka akan ada bagian yang bergantian posisi. Kadang berada di atas dan kadang juga berada di bawah. Ketika bagian dari roda itu berada di bawah, dia sangat rentan akan segala mara bahaya. Ketika bagian roda berada di atas, tidak ada hambatan yang berarti. Semua terasa lancar. Mungkin satu-satunya ketakutan yang dirasakan hanyalah ketakutan bahwa posisinya di atas tidak akan lama. Posisi yang tadinya di atas akan berganti berada di bawah. Kembali merasakan penderitan bersama paku-paku bertebaran, kerikil-kerikil menyiksa, dan mungkin juga lubang jalanan yang menganga.

Roda-roda itu terus melaju apapun kondisinya. Mungkin banyak yang bertanya-tanya kapan roda itu akan berhenti. Satu hal yang aku yakini roda-roda itu akan berhenti saat manusia mati. Ketika dia sudah tidak bisa melakukan apa-apa bahkan bernapas pun tidak bisa. Di situlah semua perjuangan berhenti. Aku dan kalian semua tahu bahwa kita akan sampai pada titik itu. Tapi, pertanyaannya, kapan?

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Aktif di media sosial Instagram & Tik-Tok @nantikitasambattentanghariini dan Twitter @nksthi. Seluruh konten yang dibuat berupa grafis, audio, dan kata-kata yang berisi “sambatan” atau keluhan yang sering dialami dan dirasakan oleh banyak orang di media sosial maupun di kehidupan sehari-hari.