Terisolasi, Penduduk Wuhan Terekam Saling Berteriak Menyemangati Satu Sama Lain. Haru Banget

Wuhan jiayou

Merebaknya virus corona membuat banyak orang di berbagai negara ketakutan. Kita yang tinggal di Indonesia saja sudah cemas setengah mati. Bagaimana dengan orang-orang yang tinggal di Wuhan, tempat asal virus mematikan tersebut? Tentu kondisi mereka jauh lebih parah. Apalagi, Kota Wuhan telah diisolasi agar penyakitnya tak menyebar ke luar. Penduduk Wuhan terisolasi sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Advertisement

Rumah sakit di Wuhan telah dipenuhi pasien yang terjangkit virus corona. Belum lagi masalah persediaan pangan yang kian menipis. Negara-negara lain juga mulai mengupayakan evakuasi warganya yang berada di Wuhan karena kondisi yang dilaporkan semakin tidak kondusif. Di tengah-tengah krisis ini, justru ada sebuah video viral dari Wuhan yang hebatnya mampu mengangkat moral semua orang. Bukan betapa kosong dan mencekamnya suasana kota Wuhan yang berada dalam status lock down, tapi peristiwa mengharukan di mana penduduk Wuhan terekam saling menyemangati satu sama lain dalam kegelapan malam.

Dari balik jendela tempat tinggalnya, penduduk Wuhan berusaha saling menguatkan. Mereka silih berganti meneriakkan “jiayou” yang berarti “semangat”

Saat ini ada sekitar 11 juta warga yang terjebak di Wuhan. Setiap hari mereka hidup dalam ketakutan akibat merebaknya virus corona. Namun alih-alih menyerah, mereka berusaha saling menguatkan pada Senin (27/1) malam. Satu per satu warga berteriak “Wuhan jiayou!” yang berarti “Wuhan semangat!” dari balik jendela tempat tinggal masing-masing. Suara mereka bergema membelah kesunyian malam. Peristiwa mengharukan itu terekam dalam sejumlah video dan langsung viral.

Salah satu orang yang menyaksikan secara langsung adalah Ayu Larasati, mahasiswi asal Indonesia yang sekarang berada di Wuhan. Dia mengaku merinding saat mendengar teriakan semangat dari berbagai penjuru kota pada malam itu. Sebagai balasan, Ayu ikut berteriak “Wuhan jiayou!” dari balkon tempat tinggalnya. Dia juga merekam momen mengharukan tersebut lantas mengunggah videonya di Instagram.

Sikap para warga di Wuhan dalam video tersebut patut kita teladani. Sekalipun sedang berada dalam krisis yang tak terbayangkan, mereka tetap bisa optimis dan menyemangati satu sama lain

Pasien di rumah sakit via www.wsj.com

Penduduk Wuhan berusaha bertahan hidup dengan fasilitas seadanya. Banyak rumah sakit yang sudah penuh sehingga mereka harus bersabar. Apalagi, bahan makanan kian menipis akibat diisolirnya kota tersebut. Etalase toko-toko di Wuhan pun kosong karena makanannya sudah diborong para warga. Entah kapan mereka bisa mendapat fasilitas yang lebih memadai.

Kondisi itu membuat penduduk Wuhan tertekan dan ketakutan. Namun mereka tak lupa untuk memerhatikan satu sama lain. Teriakan “Wuhan jiayou!” berhasil menyalakan api semangat yang sempat padam. Walaupun terpisah di rumah masing-masing, mereka tetap bisa bersatu dan kompak melalui momen tersebut. Aksi penduduk Wuhan ini sangat keren ya, patut dicontoh!

Advertisement

Walaupun belum bisa membantu secara langsung, kita bisa mengirim doa sebanyak-banyaknya pada penduduk Wuhan. Mari satukan dukungan karena krisis ini telah menjadi masalah bersama

Mari berdoa via es.aleteia.org

Kita patut bersyukur karena hingga kini virus corona tak menyebar sampai Indonesia. Namun, bukan berarti kita boleh cuek pada nasib orang-orang yang terjebak di Wuhan. Mari kirimkan banyak doa pada mereka. Kalau mempunyai uang berlebih, kita juga bisa memberi donasi untuk penyembuhan virus corona. Mari satukan dukungan agar masalah ini segera terlewati.

Kita juga perlu membantu dengan menjaga diri agar tak tertular virus tersebut. Perhatikan kesehatan diri kita dan kebersihan lingkungan

Gunakan masker dan rajin-rajin cuci tangan via www.businessinsider.sg

Orang-orang di belasan negara sudah tertular virus corona. Tak mustahil kalau virus tersebut bisa sampai juga ke Indonesia. Untuk mencegah penularan, sebaiknya kita berhati-hati sejak sekarang. Gunakan masker saat keluar rumah, rajin-rajin cuci tangan, dan jangan menyentuh muka sembarangan. Perhatikan pula kebersihan lingkungan sekitar. Dengan begitu, semoga kita semua bisa terhindar dari virus corona.

Jangan lupa untuk memantau terus kabar dan anjuran dari pihak berwenang tentang perkembangan krisis ini. Jika paham dan tahu info yang benar, niscaya kita bakal lebih waspada dan tidak mudah panik

Usaha mendeteksi virus corona dengan thermal scanner via www.kompas.com

Bukannya berharap hal buruk, tetapi kita perlu berjaga-jaga agar aman. Ikuti terus berita tentang virus corona di media cetak maupun online. Siapa tahu, ada instruksi dari pemerintah untuk melakukan penyelamatan. Jadi seandainya hal buruk terjadi, kita bisa segera bertindak untuk menyelamatkan diri. Jangan lupa untuk memastikan keamanan keluarga juga.

Semoga dengan bertindak hati-hati, kita semua bisa selamat dari virus corona. Jangan lupa terus berdoa agar penyakit ini bisa segera ditemukan obatnya. Mari berharap agar penduduk di Wuhan dan tempat-tempat tertular lainnya bisa selamat dan sehat.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE