Kadang Manusia itu Lucu Sekali. Tak Mau Kecewa tapi Sukanya Memasang Harapan Terlalu Tinggi

kecewa berasal dari diri

Terkadang tanpa disadari manusia menciptakan kekecewaan dan kesedihannya sendiri. Kekecewaan yang tercipta karena kita terlalu banyak berharap dan menunggu manusia lainnya.

Advertisement

Kita mengharapkan memperoleh kebahagiaan dari pasangan, keluarga maupun teman-teman kita. Padahal tidak selayaknya kita menggantungkan dan mengharapkan kebahagiaan kita dari sesama manusia. Kenyataannya, hidup ini seringnya tidak berlangsung seperti yang kita harapkan. Dan orang lain juga jarang bersikap seperti yang selama ini kita harapkan. Dari masa ke masa, selalu ada aspek-aspek dalam hidup yang tidak kita sukai.

Selalu ada orang tidak sependapat dan tidak sejalan dengan kita. Orang-orang yang melakukan sesuatu tidak dengan cara yang menurut kita benar dan hal-hal yang tidak berjalan dengan baik. Atau mungkin sebenarnya kita kecewa karena hal yang pada akhirnya kita terima tidak sesuai dengan harapan kita selama ini.

Ya memang begitulah! Segala sesuatu di dunia ini memiliki sisi mengecewakan jika kita hanya berharap dari manusia lain. Karena manusia memang makhluk yang berpotensi mengecewakan. Sadarlah bahwa mungkin kamu juga mengecewakan bagi seseorang yang berharap memperoleh kebahagiaan darimu.

Advertisement

Setiap orang memiliki lingkaran relasinya sendiri, bukan hanya dengan kita saja. Kita tidak seharusnya memaksa orang lain untuk selalu menjadikan kita sebagai prioritas mereka, terlebih untuk selalu memperdulikan dan memahami perasaan kita. Bahkan kitapun pasti tidak akan mampu bila harus berperilaku dan memberikan imbal-balik persis seperti yang tiap individu lain harapkan. Selalu ada yang tidak sempurna dalam perilaku maupun imbal-balik dari setiap interaksi antar manusia.

Berharap menjadi prioritas nomor satu bagi setiap orang yang kita temui sama saja dengan bersiap untuk kecewa sedari awal. Karena tiap manusia yang kita temui memiliki tanggung-jawab, beban dan permasalahan mereka sendiri yang mungkin tidak kita mengerti. Jadi seharusnya kita mengerti bahwa berharap terlalu tinggi kepada sesame manusia sama dengan menyiayiakan harapan yang sudah kita bangun dari awal.

Advertisement

Mulai sekarang jangan menunggu orang lain membuatmu bahagia. Ciptakan kebahagiaanmu sendiri. Perbanyaklah berdoa kepada sang maha pemberi nikmat dan kebahagiaan dalam hidup. Karena Sang Pencipta adalah sebaik-baiknya tempat menggantungkan harapan tanpa balasan kekecewaan.  Perbanyaklah bersyukur dan berfikirlah positif. Jika perlu ciptakanlah kebahagiaan kecil untuk orang lain.

Misalnya, dengan memberi perhatian, mendengarkan cerita dan keluh kesahnya serta berbagi kebaikan. Semoga hal-hal tersebut mampu membuatmu menciptakan kebahagiaanmu sendiri. “Karena bahagia kita yang ciptakan, bukan orang lain!” .

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sedang belajar menulis

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE