#BeraniWujudkanMimpi-2020 Aku Bertahan 2021 Aku akan Mulai Melangkah Pelan-Pelan.

Pelan tapi pasti tahun baru akan datang juga. 2021 sudah di depan mata, kalau tahun 2020 kita fokus bertahan, tahun 2021 tampaknya kita bisa mulai merangkak pelan-pelan menyusun lagi keping resolusi yang sempat koyak dihantam pandemi

Advertisement

Aku, kamu, kita semua tidak menyangka akan hidup seperti dalam film-film menegangkan yang biasanya kita tonton. Awalnya semua tampak baik-baik saja sampai akhirnya pada bulan Maret 2020 secara resmi kita melakukan pembatasan sosial. Kita memasuki era baru yang tak pernah diduga sebelumnya yakni era pandemi. Segala rencana yang telah kita susun di awal tahun terpaksa porak-poranda sebelum sempat kita wujudkan.  

Sembilan bulan sudah kita mencoba bertahan di situasi yang serba sulit ini. Kita melakukan banyak adaptasi di berbagai aspek kehidupan agar bisa bertahan. Capek? iya tapi kita nggak boleh nyerah.

Menjaga jarak secara fisik dari orang lain mendekatkan kita dengan diri sendiri. Kita jadi lebih sadar tentang apa yang sebenarnya menjadi keinginan atau impian kita. Kita gak perlu lagi melakukan hal macam-macam untuk mengesankan orang lain, memaksa diri agar diterima orang lain sampai lupa kalau satu-satunya yang bisa menerima diri kita kita ya harusnya diri kita sendiri. Segala hal dari luar akan berjaan dengan baik jika kita mulainya dari dalam. Orang lain bisa nyaman, mau sama kita dan menerima kita jika kita mulai bisa  menerima diri kita sendiri.

Advertisement

Tahun 2020 membuatku lebih perhatian dan fokus pada diriku sendiri dalam artian yang positif bukan egois. Sadar tidak sih, kalau selama ini kita terlalu fokus pada orang dan hal-hal lain di sekeliling kita. Kita sibuk membeli berbagai macam hal dan membuat bermacam pencapaian, sibuk bersosial media posting segala hal yang menurut kita akan sangat menarik di mata orang lain, tapi apa itu memang sebegitu bermakna untuk diri kita.

Sayangnya kadang aku terlambat menyadari kalau selama ini yang kulakukan hanyalah untuk mengesankan orang lain bukan untuk diriku sendiri. Hal tersebut membuatku cepat lelah dan jenuh. Aku seperti berlari di lintasan hamster, rasanya sudah jauh lelah melangkah, padahal ya muter di situ-situ saja gak kemana-mana.

Advertisement

Menghabiskan banyak waktu di rumah menjadikan aku lebih kenal dengan diriku sendiri. Semasa ini aku mencoba banyak hal mulai dari belajar masak, membuat kue kering, membaca banyak buku serta mulai rutin olahraga. Olahraga yang aku minati ialah lari. Lari adalah olahraga yang paling mudah dan murah.

Tidak peduli seberapa jauh atau cepat, kalau kita berlari ya artinya kita seoarang pelari. Lari mengubah hidupku dalam segala sisi. Aku jadi rajin bangun pagi supaya bisa lari pagi dengan udara yang masih segar dan rute yang sepi jauh dari kerumunan. Tidur harus cukup 8 jam, jadi aku sangat menghidari bergadang. Lari membuat kualitas tidur lebih baik, tidak pernah lagi aku terbangun di sela-sela tidur karena mimpi buruk atau perasaan cemas. Sejak rutin lari pola makan jadi lebih teratur karena tubuh butuh pasokan energi yang banyak untuk lari serta rajin minum air putih agar tidak sampai dehidrasi. 

Selama pandemi ini banyak event lari secara virtual yang digelar. Aku sendiri mengikuti sekitr 10 macam event virtual run yang beragam, mulai dari lari dengan jarak 5km hingga 60 km. Adanya challange virtual run ini semakin membuat aku termotivasi untuk tertib berlari karena dampak dari lari ini kurasakan langsung bagi tubuhku dan pikiranku sendiri bukan untuk orang lain.

Di tengah situasi yang serba tidak menentu, kabar buruk yang kadang datang berturut-turut, lari adalah pelarianku agar pikiran dan tubuhku tetap waras. Seiring dengan keringat yang keluar dari kulitku, pikiran dan hawa negatif pun lenyap. Lari memang mebuatku lelah secara fisik tapi jenis lelah yang menyenangkan dan melegakan.

Pelan tapi pasti tahun baru akan datang juga. 2021 sudah didepan mata, kalau tahun 2020 kita fokus bertahan, tahun 2021 tampaknya kita bisa mulai merangkak pelan-pelan menyusun lagi keping resolusi yang sempat koyak dihantam pandemi.  Aku pribadi punya beberapa hal yang ingin aku capai di tahun depan tapi aku tidak mau serakah dan ingin fokus pada satu hal “Lari Marathon”.  Aku sudah bersiap dari sekarang untuk event marathon tahun depan. Semoga segala hal membaik sehingga aku bisa mengikuti event marathon secara live langsung di lintasan lari yang sudah ditentukan.

Namun, jika memang terpaksa harus berjalan secara virtual ya mau gimana lagi, manusia memang hanya punya bisa tapi Tuhan punya kuasa. Terpenting aku sudah berusaha untuk #BeraniWujudkanMimpi dengan sebaik-baik cara dan usaha. Aku harap kita semua tidak patah semangat dan tidak menyerah. Kita musti yakin kalau pandemi akan reda, impian akan bisa kita capai meski cuma selangkah. Mari kita terus saling jaga, tidak lengah dan tetap berusaha.

Stay alive and stay safe everyone :)

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE