Cerahnya hari ini, menemani langkahku menjalani aktifitas seperti biasanya. Apalagi karena sebuah percakapan tadi malam, tentangku yang sudah tidak lagi merasakan cinta yang #bertepuksebelahtangan karenamu. Yap, tentunya aku senang saat tahu kau juga punya rasa yang sama terhadapku.

Aku termasuk pria yang beruntung, karena tak sedikit pria diluar sana yang mencoba mendekatimu. Pada awal mula aku mengenalmu, kau juga sempat ragu padaku. Seperti halnya kau ragu pada pria yang lainnya. Namun rasa yang kau ragukan padaku itu, luntur secara perlahan. Sehingga membuatku lebih mudah untuk mendekatimu.

Advertisement

Apa kau tahu kalau banyak orang yang bilang padaku, bahwa kau itu seorang wanita yang dingin dan cuek. Yah, karena mereka hanya belum mengenalmu lebih dekat. Maka mereka beranggapan seperti itu padamu. Namun karena aku yang telah mengenalmu lebih dekat, maka aku akan beranggapan bahwa, kau itu seorang wanita yang hangat dan perhatian hanya pada orang tertentu saja.

Seiring berjalannya waktu aku menjadi semakin dekat denganmu, walau saat itu aku masih berstatus teman saja belum lebih dari itu. Namun terkadang ada sesuatu yang berbeda lewat caramu memandangku. Seperti ada perasaan yang tersirat dari dalam dirimu. Karena saat itu kau dan aku masih dalam tahap pendekatan, maka belum saatnya untuk merubah statusku terhadapmu. Meskipun agak lama, setidaknya aku ingin kau juga mengenalku lebih dalam lagi. Sehingga nantinya kau tidak akan ragu pada pria sepertiku. 

Semakin lama kau dan aku menjadi semakin akrab saja. Entah lewat bertukar pesan ataupun bertemu secara langsung denganmu. Setiap harinya selalu saja ada hal yang menarik untuk dibahas. Mulai dari hal receh dan gombalan garing hingga hal yang serius. Serta tak pernah seharipun kau dan aku lupa memberi tahu kabar masing-masing.

Advertisement

Kedekatanmu denganku saat itu, membawaku sampai ke rumahmu. Yap, begitu cepatnya kau mengenalkanku dengan keluargamu. Apa kau tahu, bahwa kau seorang wanita pertama yang mengenalkanku dengan keluarganya.  Terkadang kau juga memberiku saran ketika bermain ke rumahmu. Untuk jangan bertingkah yang aneh-aneh terhadap keluargamu. Jika aku  masih ingin dekat denganmu.

Di luar dugaanku, ternyata keluargamu juga  cepat akrab denganku. Meski awalnya kehadiranku sangat diragukan ketika tiba di rumahmu. Tentunya dengan bantuanmu juga untuk meyakinkan mereka, tentang kehadiranku ini. Dan setelah melewati semua itu, aku pun kembali meyakinkan diriku. Untuk menyatakan perasaan yang aku rasakan terhadapmu. Dengan beberapa kalimat yang aku ucapkan padamu, kaupun hanya mengangguk dan terlihat malu-malu untuk mengatakannya juga.

Dan dengan ini, aku yakin bahwa cintaku tidak #bertepuksebelahtangan. Serta akan menjadi, awal dari sebuah perjalanan kisah yang indah di masa mendatang.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya