Aku tulis sebah tinta surat ini sebagai ungkapan rasa rinduku kepadamu. Sebenarnya malam adalah malam bagiku, malam malamku adalah kesepian, malam malamku selalu ku merindukanmu. Rindu. Kata orang, kalau kita sedang rindu sama seseorang, pasti seseorang itu juga sedang merindukan kita. Apa kamu Rindu sama aku seperti aku merindukan kamu?

Aku benar-benar mencintaimu, aku bingung apa yang harus ku tulis lagi, yang aku rasakan hanya rindu yang teramat dalam yang nggak bisa aku ungkapkan lebih banyak lagi. Surat Cinta Rindu ini aku tulis dengan tetesan air mata batin. Aku menangis, tapi aku bahagia karena walaupun kita berjauhan tapi hati ini ingin selalu dekat.

Advertisement

Malam ini, begitu dingin menusuk-nusuk ke dalam pori-pori kulitku. Malam yang gelep sunyi dan sepi, namun dalam benakku selalu terbayang dirimu. Meski kau tak pernah hadir dalam kenyataanku namun seolah dirimu membayangi dalam khayalku. Memang benar nasihat Rasulullah SAW kepada Ali,” Jangan lah kau pandang perempuan itu untuk kedua kalinya”, mungkin jika sering memandangnya akan timbul rasa suka yang jika tidak bertemu akan timbul rasa rindu yang menyiksa batin ini.

Aku hanyalah seorang penyendiri yang hanya menyimpan perasaan dalam hati, tak pandai berbagi rasa, karena aku tak mudah menemui orang yang sanggup untuk ku percaya. Akupun tak sanggup jika harus meniru orang lain untuk selalu mendatangi kekasihnya setiap malam, atau setiap malam minggu untuk berjalan berdua-duaan bersanding mesra. Itu karena aku memang tak punya nyali, aku bodoh, dan aku tak mau merusak seseorang yang belum tentu kumiliki dan mendampingiku seumur hidupku.

Aku pun tak mampu jika harus memberimu boneka panda, bunga-bunga, cincin, kalung atau aksesoris” yang kau sukai. Karena aku memang bukan orang yang berduit, dan aku pun tak mau menyusahkan ibuku untuk sesuatu yang belum tentu kau sukai. Aku hanya punya rasa Cinta dan Rindu yang tulus dari dalam hati ini, dan hanya sedikit tulisan yang bisa aku tuliskan.

Advertisement

Beribu bait kata Cinta bisa ku tuliskan untukmu namun untuk mengungkapkan satu kata Cinta dari mulutku sangatlah sulit, Mungkin kau malu karena ku cintai. Aku paham itu, aku memang tak pantas untukmu, dan ku harap seorang yang lebih pantas kan mendatangimu.

Layaknya seseorang yang mencintai sesuatu yang sangat berharga, pastilah kan melakukan apapun untuk memberikan yang terbaik kepadanya. Begitu pula denganku yang menyayangimu, Aku tak ingin kau terluka, sakit atau menderita. Aku hanya ingin kau bahagia, dan aku pun tak ingin kau tersesat.

Tersesat mengikuti nafsu dunia yang tak ada habisnya, Aku disini sebagai orang yang mencintaimu, dan sayang kepadamu, hanya ingin kamu baik baik saja. Dan kuharap kamu jangan lupa kepada Tuhan, Allah SWT yang telah memberimu hidup dan memberimu Kenikmatan di dunia ini.

Basahi wajah cantikmu dengan air wudhu dan basahi bibir manismu dengan bacaan Al-Quran, minimal setiap setelah Magrib, Ayat-ayat Allah akan menentramkan hatimu. Curhatlah dan komunikasilah dengan Allah di setiap sepertiga malam, karena di waktu itu adalah waktu terbaik untuk beribadah dan waktu terbaik terkabulnya doa. Sempatkanlah di waktu dhuha, sholat di mana Allah akan memudahkan hari harimu dan memudahkan rezekimu.

Berpuasalah setiap senin dan kamis, maka itu akan menghindarkanmu dari maksiat dan akan menyehatkan badanmu, serta dimudahkan Allah dalam hidupmu. Terakhir, jangan lupa selalu senyum dan jangan tunjukkan kesedihanmu kepada orang lain, tegarlah seperti karang yang tak goyah di terpa ombak. Jadilah perempuan yang kuat menghadapi segala ujian dan rintangan di kehidupan keseharianmu.

Mungkin hanya ini, yang bisa aku ungkapkan kepadamu, Rinduku sayangku kepadamu begitu besar saat ini, kemarin dan seterusnya. Aku sangat merindukanm, sejuta salam rindu untukmu, sejuta salam sayang kepadamu, “Ana Uhibbu Ilaik”. . .

Sebagai seseorang yang sangat menyayangimu, aku hanya bisa mengingatkanmu dan maaf jika aku terlalu mensihatimu, pada prinsipnya kita sesama manusia harus saling mengingatkan.

Beribu maaf untukmu jika di setiap untaian kata-kataku menggores luka kedalam hati lembutmu

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya