Aku adalah seorang figuran yang perlahan berjalan di belakangmu tanpa kau tahu, bersembunyi dalam topeng yang tak akan kau tahu siapa. Apa kau tahu? sejak pertama kali kau melewati langkahku, jantung ini berdetak dengan tidak normal. Kupikir aku sudah gila karena semakin lama aliran darahku juga kurasakan makin menghangat, aku mulai tidur larut malam karena memikirkanmu sebelum terlelap. 

Sayangnya, kau adalah pemeran utama yang jauh dariku. Aku hanyalah seseorang yang biasa saja dan kau bahkan mendekati sempurna. Aku adalah figuran yang tak sengaja lewat dalam kehidupan peran utama sepertimu dan aku terjatuh. Sakit memang, menjadi figuran yang hanya bisa sekedar lewat di depanmu, menyapamu untuk sekedar berkata “Hai” pun tak punya nyali. Akhirnya hanya bisa mengikutimu dari belakang, mengintipmu sedang bicara dengan gadis lain yang membuatku merasa iri, melihatmu berjalan, melihatmu tersenyum, melihatmu marah dan bahkan melihatmu mencuri pandang pada yang lain. Kau bahkan tak tahu ada yang selalu memperhatikanmu. Seseorang yang jatuh dan belum bisa bangkit. Tapi jika memang harus terus terjatuh karenamu, tak apa. karena kau adalah kejutan dalam hidupku, meski saat ini aku hanyalah seorang figuran yang mengagumimu dalam diam. Suatu saat aku akan bangkit dan berlari menujumu setidaknya untuk bilang “Hai”. Kata-kata yang mustahil untuk kukatakan saat ini. Sungguh, yang bisa kulakukan saat ini adalah menyebut namamu dalam do’a-do’a, berharap aku akan menjadi figuran yang tak sengaja memasuki dunia pemeran utama dan menjadi bagian terpenting dalam hidupnya.

Terimakasih telah membuatku jatuh. Meski memang sakit, aku menyukai caraku jatuh……. karena kau yang membuatnya.