Jika Anda atau sang suami memiliki alergi terhadap makanan tertentu, tidak menutup kemungkinan buah hati Anda juga memiliki risiko alergi makanan juga. Untuk mengetahui risiko itu, maka perlulah tes alergi pada anak dilakukan. Sehingga Anda dapat mengetahui lebih dini buah hati Anda memiliki risiko alergi makanan yang serupa atau tidak. Hal itu akan membantu Anda untuk dapat berhati-hati dalam menyiapkan makanan bila buah hati Anda positif memiliki alergi makanan tertentu.

Pada saat merencanakan makanan seputar alergan makanan, tentunya menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi bunda. Bunda tentunya membutuhkan taktik dalam organisasi pada dapur Anda dan beberapa tips yang aman untuk menyiapkan makanan bagi alergi pada anak.

Advertisement

Menurut Matthew Greenhawt, MD, ahli alergi di University of Michigan Allergy Clinic dan asisten profesor divisi alergi dan imunologi di University of Michigan Health Center di Ann Arbor terdapat delapan makanan yang dapat menyumbang 90 persen alergi pada si kecil yaitu susu, telur, ikan, kerang, kacang almond, kacang tanah, gandum, dan kedelai.

Organisasi pada dapur Anda yang bisa dilakukan untuk pertama kali adalah mengganti makanan yang dapat membuat alergi dengan makanan serupa dengan nutris dan gizi yang hampir sama. Hal ini dilakukan agar buah hati Anda yang memiliki alergi makanan tertentu tetap dapat mendapatkan nutrisi dari makanan yang tidak dapat ia konsumsi.

Berikut adalah pengganti makanan bebas alergi sederhana:

Advertisement

Susu sapi. Menurut Vandana Sheth, RDN, CDE, seorang ahli diet di daerah Los Angeles dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics Anda dapat mengganti susu sapi dengan susu kedelai atau susu soya, ataupun susu almond, jika tidak ada alergi terhadap kacang almond atau kacang kedelai. Anda juga bisa menggantinya dengan susu hypoallergenic.

Telur. Jika Anda membuat resep makanan yang membutuhkan tiga telur, maka Anda dapat menggantinya dengan 1 sendok makan baking powder ditambah 1 sendok makan air ditambah 1 sendok makan cuka untuk setiap telurnya. Pilihan lainnya adalah setengah dari pisang medium lalu ditumbuk atau ΒΌ cangkir saus apel untuk 1 butir telur. Anda dapat mengurangi 1 sampai 2 sendok makan gula dari resep asli yang diminta untuk menghindari terlalu banyak rasa manis. Perhatian: terlalu banyak ragi dapat meninggalkan rasa pahit, jadi Anda mungkin perlu bereksperimen dengan jumlah yang tepat.

Gandum atau tepung. Jika Anda membuat makanan yang mengharuskan menggunakan 1 cangkir tepung terigu, Anda bisa mengganti dengan 1 cangkir tepung beras, 1 cangkir tepung jagung, atau 1 cangkir tepung kentang Bereksperimenlah dengan berbagai pilihan untuk menemukan tekstur yang paling Anda sukai.

Kacang-kacangan. Kacang-kacangan sering menjadi pilihan dalam resep, jadi Anda cukup menghilangkannya.

Organisasi lain yang bisa Anda gunakan untuk memasak makanan bagi alergi pada anak adalah:

Berikan prioritas penyimpanan bahan makanan yang bebas alergi. Anda dapat menentukan rak di lemari dan kulkas untuk makanan bebas alergi. Pilihlah rak makanan yang tinggi untuk mencegah alergen agar tidak masuk pada makanan bebas alergi.

Pisahkan alat makan dan memasak yang bebas alergan dengan yang tidak. Menurut Teresa Schwartz, RD, ahli diet di Los Robles Hospital di Thousand Oaks, California Anda dapat memisahkan peralataran masak dan makan, satu set ditujukan untuk mereka yang memiliki alergi, dan yang lainnya adalah untuk yang tidak alergi. Berikan kode warna pada barang di dapur ini jadi tidak ada kesalahan yang dibuat.

Masaklah makanan untuk alergi terlebih dahulu. Saat menyiapkan makanan untuk penderita alergi makanan, masaklah dulu makanan itu. Tutup rapat dan sisihkan. Langkah ini membantu Anda memastikan bahwa makanan yang disiapkan untuk buah hati dengan alergi tidak dengan sengaja terkontaminasi.

Bersihkan setiap peralatan yang Anda pakai. Pastikan untuk mencuci semua piring dan wajan yang Anda gunakan untuk menyiapkan makanan bebas alergi dengan air panas dan sabun.

Belanjalah dengan hati-hati. Saat Anda membeli makanan kemasan, baca labelnya untuk mengetahui apakah bahan makanan yang Anda beli memiliki zat alergi di dalamnya. Makanan kemasan biasanya memiliki kandungan tertentu, pastikan tidak ada bahan makanan yang dapat menyebabkan alergi seperti susu, telur, ikan, kerang, kacang tanah, gandum, atau kedelai.

Berikan label belanjaan Anda. Tandailah makanan dengan "aman" atau "tidak aman" sebelum Anda menyimpannya. Tulislah dua kata itu menggunakan dua pena warna yang berbeda sebagai pengingat visual.

Jagalah kebersihan. Bagian penting dari pengendalian alergi adalah sering mencuci tangan. Sebelum Anda mulai memasak, bersihkan dengan sabun dan air hangat.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya