Ini bukan cerita tentang cinta segitiga, ini bukan cerita sakitnya dihianati, ini juga bukan cerita persaingan dua orang teman dalam percintaan. Ini semua tentang datang dan pergi, tentang melepaskan dan menerima, tentang kesedihan dan kebahagiaan. Karena setiap kata pun terdapat lawan kata, begitu pun halnya kehidupan. Karena Tuhan pasti punya rencana dan cerita saat mempertemukan Aku, Kau dan Dia

Ini cerita Aku dan Dia

Dia jauh lebih dulu mengenalku dibandingkan denganmu, meskipun waktu itu setelah ku ingat lebih dalam perkenalan aku dengan kau tak berselang lama setelah aku mengenal dia, namun disaat kau hanya ingin berkenalan dia jauh lebih dulu menyatakan perasaannya, karena kau tiba tiba pergi entah kemana, ya memang karena kau harus pergi ke kotamu, sedangkan aku dan dia berada pada kota yang sama, dan pada akhirnya menjalin kisah kita berdua antara aku dan dia, kisah seperti halnya banyak remaja alami pada umumnya yaitu kisah tentang cinta  

 

Ini Pertemuan Kau dan Dia

Entah bagaimana skenario Tuhan pada akhirnya pun kau bisa bertemu dengan dia, padahal sebelumnya kau sama sekali tak mengenalnya dan  akhirnya perkenalan itu pun terjadi, saat itu jelas kau tau, aku masih bersama dengan dia.

Advertisement

Ku perhatikan kau sama sekali tak membahas sosokku, kalian asik membahas tentang hobi kalian masing-masing, dan tak lama kalian meninggalkanku sendiri karena kau ingin mengenal lebih dalam tentang kotaku, ku persilahkan malam itu dia pergi denganmu, karena dia lebih tau tentang kota ini dibandingkan denganku, meski pertemuan itu begitu singkat tapi beberapa kali dia menceritakan sosokmu yang tak banyak ku tau.

 

Akhir Cerita Cinta (Aku dan Dia).

Setiap cerita cinta masa muda yang dilanda asmara pasti akan ada akhirnya, berakhir dengan sebuah pernikahan dan menyiapkan cerita indah lainnya, ataupun berakhir dengan perpisahan yang kata orang terasa menyakitkan, namun aku pun tak mengerti memang aku dan dia harus berpisah namun hanya butuh  waktu dalam hitungan hari untuk merasakan sakit dan kesedihan, mungkin karena rasa cinta yang habis termakan oleh sang waktu.

Akhir Aku dan Dia adalah perpisahan, tapi lagi lagi bukan karena kau, karena bukan sosokmu yang mengganggu pikiranku menjelang perpisahan itu, karena yang aku pikirkan rasa antara aku dan dia telah berbeda

 

Akhir Cerita Cinta (Aku dan Kau).

Kau tak pernah tau tentang perpisahan yang ku alami, aku pun tak berniat untuk menceritakan padamu, karena memang tak ada kontakmu di handphoneku, karena sosokmu pada awalnya hanya sekedar mengenal, dan lagi-lagi  mungkin karena skenario Tuhan, kau dan aku dipertemukan kembali. 

Bukan pertemuan dikota yang sama, tapi melalui salah satu aplikasi, awalnya karena ku tau bahwa kau bisa mencarikan barang yang aku inginkan dengan harga dan kualitas yang baik, karena kau memang ahlinya, dan akhirnya memang itu yang ku dapatkan.

Tak pernah terbanyangkan jika tenyata mengenal sosokmu itu menyenangkan, entah apa yang ada dipikiranmu dan pikiranku saat itu, sosok yang sudah lama hadir tetapi kedekatan itu butuh waktu yang begitu lama, bisa membuat masing masing dari kita jatuh cinta satu sama lain. aku mungkin merasakan kembali jatuh cinta setelah adanya akhir cerita aku dan dia adalah sebuah perpisahan.

Kau pun berucap sama:

“Hubungan ini juga harus ada akhirnya, kita harus mengakhiri semua rasa ini, kita akhiri dengan sebuah pernikahan nan suci di tahun ini”.