Hari Pendidikan Nasional merupakan hari lahirnya tokoh pelopor pendidikan kita yaitu Ki Hadjar Dewantara. Hari di mana sekolah-sekolah akan mengadakan upacara bendera ataupun mengadakan lomba-lomba seperti lomba baca puisi, lomba cerdas cermat, dan masih banyak lagi. Apakah Hari Pendidikan Nasional hanya sekedar melakukan upacara bendera atau mengadakan lomba-loma seperti itu saja?

Ditetapkannya Hari Pendidikan Nasional bermula ketika sosok Ki Hadjar Dewantara berani untuk menggagaskan suatu ide yang di mana orang-orang pun tidak berani melakukannya yaitu pembentukan Taman Siswa yang berhasil beliau wujudkan. Ini merupakan sebuah momentum di mana anak-anak Indonesia dapat bersekolah yang pada waktu itu hanya orang-orang konglomerat dan bangsawan yang bisa bersekolah.

Advertisement

Taman Siswa berbeda dengan sekolah-sekolah yang dibentuk oleh pihak Belanda yaitu sistem dengan bercirikan budaya bangsa Indonesia dan mampu melahirkan anak-anak yang merdeka. Dengan jerih payah Ki Hadjar Dewantara untuk mendorong pendidikan agar bisa dinikmati oleh setiap kalangan berbanding terbalik dengan masa sekarang yang masih banyak sekali anak-anak yang tidak bisa sekolah maupun putus sekolah dengan faktor seperti biaya maupun anak yang membantu pekerjaan orang tuanya sehingga tidak sekolah. Ada juga yang mampu dan memiliki kesempatan untuk bersekolah namun disia-siakannya dengan berbagai macam cara.

Pendidikan wajib untuk dilaksanakan oleh semua orang dan ilmu yang dicari wajib untuk dijunjung setinggi mungkin. Dengan memiliki ilmu yang tinggi, kita dapat menghadapi era globalisasi, dapat berprestasi di berbagai macam hal, dan yang paling penting kita dapat membanggakan orang tua kita.

Makna dari Hari Pendidikan Nasional harus direnungkan oleh masing-masing individu. Merenungkan bagaimana Ki Hadjar Dewantara yang sudah mengorbankan banyak hal untuk memajukan pendidikan yang ada di Indonesia sampai dengan berhasil agar anak-anak Indonesia memiliki hak yang sama yaitu hak yang sama dalam memperoleh pendidikan. Hal ini yang harus kita pikirkan sebagai anak bangsa Indonesia agar tidak menyia-nyiakan apa yang sudah kita terima dan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk kemajuan Bangsa Indonesia dan kemajuan dari kita sendiri. Bagi pemerintah serta institusi pendidikan yang lain dapat menjadikan Hari Pendidikan Nasional dalam hal memberikan pendidikan yang baik tidak hanya ilmu yang didapat namun pendidikan tentang etika dan norma yang baik, di mana etika dan norma anak bangsa Indonesia perlahan tergerus akibat dari era globalisasi yang sangat pesat.

Advertisement

Mari anak-anak bangsa Indonesia untuk menjadi anak yang merdeka dan mampu membawa perubahan bagi Bangsa Indonesia. Maka dari itu sebagai anak Indonesia kita patut berbangga karena sudah dapat mengenyam pendidikan dan dapat menggunakan ilmu yang sudah didapat selama masa pendidikan dengan baik untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya