Mengulik Mahasiswa Kura-kura. Apakah Termasuk Tipe Mahasiswa Ideal?

Jika kamu adalah seorang mahasiswa, pasti kamu sering dengar dan sudah tidak asing lagi dengan istilah mahasiswa kupu-kupu dan mahasiswa kura-kura. Istilah tersebut merupakan sebuah gabungan dari beberapa suku kata atau bisa disebut sebagai akronim.

Advertisement

Mahasiswa kupu-kupu merupakan singkatan dari mahasiswa kuliah pulang kuliah pulang, sedangkan mahasiswa kura-kura merupakan singkatan dari kuliah rapat kuliah rapat. Kedua akronim itu muncul sebagai gambaran bagaimana seorang mahasiswa beraktivitas di kampus. Akronim itu muncul bukan tanpa sengaja, tapi muncul berdasarkan adanya fenomena mahasiswa yang ada di kampus.

Maksud dan pengertian dari mahasiswa kupu-kupu adalah istilah itu ditujukan untuk mereka yang datang ke kampus hanya untuk berkuliah saja, setelah kegiatan perkuliahan selesai mereka akan langsung pulang. Mereka cenderung tidak aktif di kampus selain untuk mengikuti kegiatan perkuliahan, mereka tidak tergabung dalam serangkaian aktivitas sosial atau organisasi di kampus. Namun, menjadi mahasiswa kupu-kupu bukanlah sesuatu yang buruk, mungkin mereka memiliki alasan tersendiri mengapa mereka tidak aktif berorganisasi di kampus.

Sedangkan istilah mahasiswa kura-kura ditujukan untuk mereka yang aktif berorganisasi di kampus. Mahasiswa kura-kura biasanya sibuk mengikuti kegiatan di kampus, bukan hanya mengikuti kegiatan perkuliahannya saja tetapi mereka terlibat dalam kegiatan organisasi, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bahkan organisasi. Menjadi seorang mahasiswa kura-kura harus memiliki time management yang baik. Mereka harus pandai-pandai membagi waktu antara kegiatan perkuliahan dan organisasi.

Advertisement

Kedua istilah yang melekat pada kehidupan mahasiswa tersebut sering kali dibanding-bandingkan. Banyak pandangan yang menilai tentang mahasiswa kupu-kupu lebih buruk dan sulit meraih kesuksesan kelak dibandingkan dengan mahasiswa kura-kura yang dianggap lebih aktif dan rajin. Pemalas, pasif, dan kurang pergaulan merupakan stigma yang melekat pada diri mahasiswa kupu-kupu. Namun, apakah mahasiswa kura-kura merupakan mahasiswa yang ideal jika dibandingkan dengan mahasiswa kupu-kupu? Jawabannya tidak juga, menjadi seorang mahasiswa kupu-kupu juga memiliki keuntungan lho!

Mahasiswa kupu-kupu memiliki keuntungan dalam segi fokus belajar. Mereka yang tidak disibukkan dengan kegiatan di kampus seperti kepanitiaan, organisasi, ataupun unit kegiatan mahasiswa akan memiliki waktu yang cukup luang untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah, berhubung tugas yang diberi oleh dosen terkadang sangat banyak maka dari itu mahasiswa kupu-kupu dapat menyelesaikan dan mengumpulkannya tepat waktu.

Advertisement

Sedangkan dari segi lain, mereka yang menjadi mahasiswa kupu-kupu memiliki kesempatan untuk mengeksplor hobi dan hal lain yang bisa dipelajari dengan leluasa, serta mereka dapat merintis bisnis kecil-kecilan sembari kuliah.

Nah, sekarang kita bahas tentang keuntungan menjadi mahasiswa kura-kura. Ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh jika kita menjadi mahasiswa kura-kura seperti berlatih time management yang baik karena jika kita disibukkan dengan kegiatan di kampus pasti kita akan memiliki jadwal yang padat sehingga kita dituntut untuk mengatur dan membagi waktu dengan baik agar semua kegiatan dapat dijangkau.

Selain itu, menjadi mahasiswa kura-kura memiliki relasi yang banyak karena di dalam sebuah organisasi mereka akan sering bekerja dalam tim. Mahasiswa kura-kura cenderung memiliki pengalaman berorganisasi yang tentunya sangat dibutuhkan di dunia kerja nantinya, mereka sudah terlatih dalam hal berkomunikasi dan networking sejak di bangku kuliah sehingga ketika memasuki dunia kerja mereka dapat beradaptasi lebih cepat.

Mahasiswa yang memilih untuk menjadi mahasiswa kupu-kupu atau mahasiswa kura-kura masing-masing memiliki keuntungannya tersendiri, keuntungan itu bisa diraih tergantung bagaimana mahasiswa itu menjalaninya. Kedua tipe mahasiswa tersebut perlu berjalan seimbang agar hasil akhir yang di dapatpun akan seimbang.

Akan buruk jadinya jka kedua tipe mahasiswa itu jika mereka melaksanakan kegiatan sehari-harinya dengan berlebihan. Masa-masa kuliah harus dijalani dengan gembira, lakukanlah apapun yang kalian inginkan asalkan kalian bisa bertanggung jawab dengan hal yang kalian lakukan. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE