Ayah, Aku Tahu di Balik Sifat Kerasmu Kau Menyimpan Kasih Sayang Begitu Besar untukku

Kasih sayang ayah

Ayah, satu kata itu memiliki arti yang begitu besar untuk kehidupan kita. Ayahlah yang selalu mengajarkan kita untuk tetap berdiri kokoh menghadapi kerasnya kehidupan dunia. Begitu banyak pengorbanan yang telah diberikan oleh ayah kepada kita. Tanpa lelah beliau bekerja hanya untuk membahagiakan kita. Banyak sekali yang bisa kita dapatkan dari seorang ayah. Mengenai bagaimana cara menghadapi berbagai keadaan dunia yang selalu tidak pasti. Lewat beliaulah saat ini kita tetap bisa menjalani kehidupan yang begitu keras ini.

Advertisement

Tapi terkadang ayah bersifat keras kepada kita. Dengan mendapati sifat kerasnya itu terkadang membuat kita marah dengannya. Kita menganggap kalau ayah tidak sayang kepada kita karena sikapnya itu. Misalnya, ayah melarang kita untuk membatasi jam bermain. Di saat itu terkadang kita tidak terima dengan peraturannya dan terkadang akan membuat kita berdebat dengannya.

Di saat kondisi seperti itu kita juga harus mendengarkan perintah ayah meskipun mungkin dengan cara yang keras. Mungkin ayah menasehati kita dengan perlakuan yang keras tetapi itulah bentuk kasih sayangnya. Ayah memang tidak pandai mengungkapkan rasa sayangnya langsung kepada anaknya tetapi ayah mengungkapkan rasa sayangnya lewat sebuah tindakan.

Advertisement

Kita mungkin pernah berbeda pendapat dengan ayah. Perbedaan pendapat itu sering kali membuat hubungan kita dengan ayah memburuk. Tetapi, kita juga harus ingat saat kita berdebat dengan ayah kita harus sadar yang kita ajak berdebat itu adalah orang tua. Kita tidak boleh membuatnya sakit hati karena perkataan kita. Hal paling aman yang bisa kita lakukan saat berdebat dengannya adalah kita harus mau mendengarkan semua perkataannya terlebih dahulu. Kita juga harus memahami apa yang dia inginkan dan satu yang pasti ayah mau yang terbaik untuk anaknya.

Ayah mungkin bersikap keras kepada kita. Namun, percayalah itu adalah kasih sayangnya. Mungkin itulah cara ayah kita mengungkapkannya. Kita juga harus bisa memahaminya jangan sampai cuma gara-gara ayah bersikap keras kepada kita juga bersikap keras kepadanya. Karena kalau keras sama keras jika berbenturan hanya akan menimbulkan perpecahan. Kita harus berbesar hati mendengarkan apa mau ayah kita. Dan sesuatu yang harus disadari seorang ayah tidak mungkin menginginkan yang tidak baik untuk anaknya. Jadi, anggap saja sikap keras ayah kepada kita itu adalah bentuk kasih sayang untuk kita dan jangan pernah berpikir sikap kerasnya itu untuk membenci kita.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Halo,namaku rizki indah pertiwi. Aku hobi masak dan juga menulis.

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE