Suasana kota mampu menempatkan Anda ditengah keramaian orang-orang yang diburu-buru waktu. Tetapi, pedesaan mampu memberikan arti yang sebenarnya soal bagaimana caranya menikmati hidup tanpa tergesa-gesa. Di Inggris, banyak sekali pedesaan yang usianya melebihi ratusan tahun. Dengan arsitektur khas abad pertengahan, desa-desa ini menjadi pilihan populer banyak wisatawan lokal dan asing.

Mereka tertarik untuk menikmati eksotisme gaya bangunan dan suasana desa yang tenang. Tidak menutup kemungkinan kalau mereka merasa seperti sedang menjelajahi waktu dan pergi ke abad 14 di Inggris. Asyik sekali bukan? Nah, berikut ini adalah 3 desa paling tua di Inggris yang harus dikunjungi:

Advertisement

1. Castle Combe

Nama desa Castle Combe sendiri diambil dari nama sebuah kastil yang jaraknya sekitar 0,5km ke Utara. Kastil yang namanya menjadi inspirasi desa ini berdiri pada abad ke-12. Barulah pada ke-14, wilayah pedesaan Castle Combe mulai berkembang pesat. Desa ini menjadi saksi sejarah kejayaan abad pertengahan Inggris di Wiltshire yang berlangsung pada abad ke-14 hingga 15. Terutama, kejayaan desa Castle Combe atas keberhasilan perdagangan wol mereka.

Umumnya, para wisatawan tertarik untuk menjelajahi Castle Combe setelah mendengar dua predikat yang didapat oleh desa ini, yaitu sebagai tempat yang paling sering di foto dan desa yang paling cantik di Inggris. Di sini, Anda bisa datang ke beberapa lokasi yang paling sering dikunjungi.

Advertisement

Salah satunya adalah Gereja St. Andrew di mana lonceng tua dari abad pertengahan masih tersimpan dengan baik. Kabarnya, lonceng itu juga masih bisa digunakan lho! Selain gereja, ada Market Cross (Pertigaan Pasar) di mana Anda bisa melihat monumen kecil untuk menandai pusat perdagangan masyarakat desa Castle Combe dulu, dan sebuah saung yang dulunya berfungsi sebagai tempat istirahat pedagang yang berlalu lalang.

Itu dia beberapa lokasi yang akan Anda jumpai ketika menjelajahi desa Castle Combe ini. Selain itu, salah satu keunikan desa ini terletak pada peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat, yakni tidak diperbolehkan adanya hal-hal modern seperti televisi, listrik dan kabel-kabel yang bergelantungan diluar rumah. Pemerintah Inggris ingin tetap melestarikan suasana abad pertengahan yang begitu kental di desa ini. Wah hebat ya!

2. Dunster Village, Somerset

Desa tua berikutnya adalah desa Dunster. Tepatnya, desa ini terletak di wilayah Somerset di bagian barat Inggris. Jika desa Castle Combre mulai berkembang pada abad ke-14 dan 15, desa Dunster sudah dipadati penduduk pada abad ke-11 dan 12. Saking tuanya, banyak sekali bangunan di Dunster yang dilindungi langsung oleh undang-undang pemerintah setempat agar keaslian sejarah dan arsitekturnya terjaga. Nah, ketika menjelajahi Dunster, Anda wajib mendatangi tempat-tempat ini.

Pertama, ada Dunster Castle yang merupakan sebuah kastil yang menjadi pusat perhatian di desa ini. Didalamnya, Anda akan menemukan banyak sekali macam-macam koleksi, seperti lukisan-lukisan klasik, barang-barang yang terbuat dari silver dan porselen dan sebuah kain berbahan kulit yang diatasnya ditulis cerita cinta Anthony dan Cleopatra. Selain itu, kastil ini dikelilingi oleh kebun yang dipenuhi tanaman hijau yang rindang.

Kedua, terletak di jalan utama Dunster (High Street), Yarn Market—Pasar Yarn dulunya adalah pusat perdagangan warga desa Dunster dan pedagang yang sekedar mampir untuk berbisnis. Usaha yang paling sukses di sini masih sama seperti di desa Castle Combe yaitu wol. Jadi, lokasi ini telah menjadi saksi bisu perkembangan ekonomi desa Dunster. Keren kan?

3. Bibury Village, Gloucestershire

Selain Castle Combe dan Dunster, masih ada satu desa lagi yang wajib Anda jelajahi. Desa Bibury di Gloucestershire ini sering sekali disebut sebagai desa yang sangat menawan lantaran pemandangan yang ada di sini terlihat seperti dari dunia mimpi. Di sini, Anda bisa menjelajahi pondok-pondok tua, gereja tua, dan masih banyak lagi bangunan-bangunan tua lainnya yang sudah ada sejak tahun 1300an.

Salah satu tempat yang paling terkenal adalah Arlington Row. Arlington Row akan membuat Anda seperti sedang menyusuri desa kecil di abad pertengan Inggris. Pondok-pondok rumah yang ada disepanjang Arlington berasal dari tahun 1300an.

Atapnya memiliki desain yang curam, sedangkan bangunan dibuat dari batu. Arsitektur yang sangat khas ini membuat kawasan Arlington Row terkenal diantara para wisatawan. Mereka ingin merasakan sensasi antik dan ketenangan desa tertua di Inggris ini. Selain deretan pondok-pondok tua yang eksotis, ada juga Gereja St. Mary’s Saxon.

Kemudian, perlu juga diketahui kalau agama yang berkembang di Bibury sama seperti tempat lainnya di inggris pada masa itu, yakni Kristen. Sehingga gereja merupakan salah satu bangunan yang pasti ada. Seperti gereja St. Mary's Saxon.

Banyak sekali elemen sejarah yang bisa ditemukan di gereja ini. Dari halamannya saja, Anda akan menemukan banyak batu nisan suku Saxon dari abad ke-11. Lebih uniknya lagi, atap dari gereja ini dibuat pada abad ke-15, sementara monumen-monumen pada dinding gereja berasal dari abad ke-18, dan beberapa meja yang biasanya diletakkan diatas makam dipercaya berasal dari abad ke-17. Jadi, gereja St. Mary’s Saxon ini sudah menjadi saksi bisu sejarah kehidupan penduduk Bibury. Keren sekali kan?

Nah, setelah tahu ke-3 desa tertua di Inggris ini, Jadi ingin pergi Inggris ya? #AyoKeUK! Menjelajahi pedesaan-pedesaan kuno Inggris yang penuh sejarah dan artefak-artefak kuno yang menarik untuk dipelajari. Bukan hanya bahagia karena bisa berlibur ke Inggris, tapi sambil menyelam minum air, alias jalan-jalan sambil belajar. Bagaimana, seru sekali kan? #AyoKeUK #WTGB #OMGB

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya