Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca Hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Setahun silam..

Advertisement

Hal yang biasanya dengan mudah ku putuskan, namun kali ini gagal memutuskan yang terbaik. Setahun berlalu dan kembali berhadapan dengan pilihan-pilihan itu.

Degupan jantung terus berdegup kencang?

Apa yang harus ku lakukan jika bahkan yang terdekat denganku dan terdekat denganmu justru berkata TIDAK. Berat jika harus menuruti pilihan hati yang memilihmu, namun lebih berat pula menjalani pilihan mereka dengan setengah hati.

Advertisement

Kepada kamu dan kamu. Yang menawarkan cinta yang sama pastinya. Kepada masa lalu yang kini kembali hadir menawarkan masa depan. Tak bisakah kamu menawarkan lebih dulu solusi tentang bagaimana kita melewati hari-hari sulit ini?

Sungguh setahun yang berat meski telah diisi dia. Aku rasa kamu tak perlu tau rasaku selama ini, biarlah tuhan yang menilai dan kelak menentukan yang terbaik untuk kita. Tapi selama itu, kenangan kita terus menguap, berat dan bahkan aku sama sekali tak punya keberanian untuk melupakan apapun tentangmu. Terlebih ketika kamu kembali hadir, menawarkan masa depan yang tidak mudah untuk kita lewati.

Berat..kamu tau rasanya. Rasa kita berdua tidak hilang. Entah lah menurutku semakin besar. Tapi aku memiliki dia sekarang, orang yang terus aku yakini bahwa aku bisa bahagia bersamanya meski hati terus menuntun untuk memilihmu.


Tuhan…Bagaimanakah memilih tanpa harus ada yang tersakiti??


Bagaimanakah memilih sesuai pilihan hati tanpa harus ada yanng tersakiti??

Aku bahkan tidak tau lagi siapa yang lebih baik. Awalnya aku hanya mencari dengan siapa aku akan bahagia. Sama sekali tidak ada niat menyeret mereka kedalam hatiku lalu menendang salah satunya. Belakangan aku tau, bermain hati sangat fatal. Terlebih untuk hati yang tidak ingin kamu sakiti.

Dear hati…


Lekaslah menemukan pilihan hati yang tepat. Lekaslah menemukan cara mengakhiri semuanya. Lekaslah berbahagia.


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya