Sedikit berbagi pengalaman, bagaimana saya bisa merasakan step by step kebahagiaan dari tahun tahun sejak putusnya harapan untuk menggapai mimpi mimpi hingga sedikit demi sedikit tercapai melalui cara-Nya.

Sebagai jiwa muda yang pernah punya banyak mimpi, saya dan mungkin dengan sebagian pembaca Hipwee juga pasti pernah merasakan semangat yang berkobar kobar untuk bisa mewujudkanya, tapi bagaikan orang yang mendaki gunung, mewujudkan mimpi tak semudah mengikrarkanya, pasti tak sedikit batu loncatan dan lubang lubang yang harus dilewati.

Advertisement

Artikel ini sengaja ditulis untuk sekedar berbagi pengalaman,  yang diharapkan bisa sedikit mewakili pengalaman teman teman pembaca hipwee yang mungkin punya pengalaman yang serupa.

Dan artikel ini tidak ditulis berdasarkan teori filsafat atau neurolonist, melainkan murni hanya pengalaman pribadi.

Cerita singkatnya, mimpi itu dimulai ketika saya memasuki masa masa akhir sekolah menengah atas (SMA), waktu itu saya memutuskan ingin melanjutkan kuliah (melalui test SBMPTN ) setelah lulus SMA agar bisa mendapatkan pekerjaan yang layak Dan mendapatkan pendapatan (gaji) yang maksimal agar bisa membantu perekonomian keluarga saya (fikir saya dulu).

Advertisement

Tapi nyatanya, tak semua mimpi berjalan mulus, karna memang keluarga saya tak dapat mendukung secara financial, akhirnya mimpi itu putus di tengah jalan. 

Dan mau tidak mau, sebagai anak sulung dari 3 bersaudara saya memutuskan untuk segera mencari pekerjaan yang di harapkan bisa mencukupi perekonomian keluarga Dan membantu menyekolahkan ke dua adik adik saya yang masih kecil.

Pada pertengahan tahun 2014, tak berselang Lama setelah pembagian kelulusan ujian akhir tahun, saya pergi merantau ke negri sebrang (Singapore ) untuk bekerja as a domestic worker. 

Berat ? pasti 

Untuk pertama kalinya pengalaman kerja saya ke luar negri dengan pekerjaan yang tak mudah untuk pemula seperti saya Dan jauh dari sanak keluarga. 

Namun beruntungnya saya selalu dipertemukan dengan orang orang yang sangat baik Dan sabar dengan segala kekurangan saya dalam melakukan pekerjaan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya