Bekerja dalam sebuah perusahaan yang besar dan menjadi seseorang yang sukses adalah idaman semua orang dari masa kecilnya. Tentunya akan lebih seru jika membangun perusahaannya bersama dengan teman-teman kita sendiri. Walaupun persahabatan yang orang-orang mengatakan akan terus ada sampai mati adalah sebuah hoax, kenyataannya berbeda dengan bapak Rachmat Arif Norman dan teman-teman SMAnya yang tetap dekat sampai sekarang walaupun telah lulus SMA semenjak 30 tahun yang lalu.

Bapak Rachmat Arif Norman bekerja dalam sebuah perusahaan yang terdiri oleh teman-teman sebangku ketika ia sedang SMA. Ia bekerja dalam perusahaan yang bernama Kennlines Capital, sebuah perusahaan yang memiliki banyak perusahaan lain dan bidang-bidang yang sangat luas. Penulis mengalami sendiri saat salah satu dari gurunya menasehatinya mengenai pertemanan. Guru tersebut mengatakan bahwa pertemanan tidak akan berlangsung lama. Tetapi ketika penulis menanyakan mengenai persahabatan kepada Bapak Rachmat, ia mengatakan bahwa pertemanan adalah ikatan atau koneksi yang paling kuat diantara semua. Ia lalu menambahkan bahwa membuat sebuah perusahaan yang terdiri dari teman-teman sendiri bukanlah hal yang gampang untuk dilakukan. Tetapi jika dilakukannya dengan commit, hal tersebut dapat dicapai dan mengahasilkan sebuah kesuksesan. Ia juga menambahkan bahwa bekerja dengan teman-teman SMAnya adalah hal yang sangat positif dalam bidang pekerjaan. Ia mengatakan bahwa dengan hubungan yang sangat dekat, mereka dapat mengetahui semua karaterisik dan emosi orang-orang yang ada ketika sedang bekerja. Hal tersebut membuat bekerja sangat lebih mudah karena hal tersebut, mereka dapat mempunyai koneksi yang sangat dekat dan kuat, menghasilkan kesuksesan-kesuksesan yang kita semua idamkan ketika masih kecil.

Advertisement

Banyak sekali orang-orang yang masih binggung atau tidak mengetahui cara tetap dekat dengan sahabat-sahabat kecilnya dengan waktu durasi yang sangat lama. Bapak Rachmat Arif dan teman-teman SMAnya lulus pada tahun 1987 di sekolah yang bernama Al-Azhar Pusat. Ketika penulis menanyakan cara tetap mengawetkan hubungan dengan sahabat-sahabatnya, ia mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Bapak Rachmat Arif dan teman-temannya dalam perusahaan Kennlines Capital tersebut mencari pekerjaan dan bekerja masing-masing sebelum menyatu lagi dan membuat Kennlines Capital. Ia mengatakan bahwa cara untuk selalu mengawetkan perhubungan persahabatan adalah dengan cara yangsangat sederhana yaitu dengan cara berkumpul setiap hari libur. Walaupun hal tersebut mungkin terlihat susah untuk dicapai untuk selama 30 tahun non-stop, buktinya Bapak Rachmat Arif sendiri dapat melakukannya dengan sangat gampang.

Membangun sebuah pereratan kuat dengan teman-teman kecil kita adalah suatu hal yang kita semua inginkan dari kecil. Walaupun hal tersebut mungkin kelihatannya mustahil untuk dicapai jika kita lihat 30 tahun kedepan kita, koneksi persahabatan bahkan dapat membuat hal-hal positif kepada masa depan kita.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya