#BeraniWujudkanMimpi-Dear Hipwee, Terima Kasih Telah Menjadi Perantara Mewujudkan Mimpi

Tahun ini di penghujung Desember pandemi belum juga berakhir, semua aktivitas menjadi terbatas tetapi karena hal itu bukan berarti kita harus mengubur mimpi yang telah dirancang sebelumnya. Mimpi harus tetap kita kejar, jangan sampai mimpi itu hanya berakhir dalam sebuah buku catatan atau dalam angan-angan. Terus melangkah maju, kalo pun mengalami kegagalan biarkan itu menjadi sejarah ketika kita mengalami kesuksesan suatu saat nanti. 

Advertisement

Ada banyak ungkapan tentang mimpi tetapi bagiku mimpi adalah suatu hal yang akhirnya mendorong kita membuat perubahan. Berbicara tentang mimpi, dibalik pandemi yang banyak memiliki dampak buruk, satu sisi lain pandemi juga berdampak baik karena telah mengantarkan aku menuju salah satu mimpiku. Mimpi yang selama ini sempat aku kubur kemudian aku gali kembali.

Sejak tamat Sekolah Dasar salah satu mimpiku adalah ingin menjadi penulis. Ingin rasanya mempunyai sebuah buku dengan cover yang tertulis namaku sendiri tanpa ada embel-embel nama lain di belakangnya. Mungkin ekspektasiku memang terlalu tinggi, tapi bukankah mimpi itu memang harus tinggi?.

Pada tahun ini akibat pandemi aktivitas di luar rumah menjadi terbatas. Aktivitas berubah, semua dilakukan dengan serba-serbi online, karenanya aku mencoba menghilangkan rasa jenuh dengan mengikuti berbagai macam seminar online hingga mengikuti kelas online tentunya semuanya tentang seputar kepenulisan. Setelah mengetahui sedikit tentang ilmu kepenulisan aku semakin memantapkan diri ingin menjadi penulis, tetapi sekarang mimpi itu memiliki sedikit perubahan. Bukan hanya ingin menjadi penulis yang karyanya di bukukan, Aku juga ingin menjadi kontributor media online. 

Advertisement

Modern ini marak sekali situs-situs media online. Segala hal apapun bisa dengan mudahnya kita cari lewat media online. Seringnya membuka dan membaca artikel lewat situs media online membuat aku menambah mimpiku menjadi kontributor atau penulis media online. Aku berharap suatu saat bukan hanya tulisan orang lain yang aku temukan lewat situs web, tapi tulisanku dan namaku juga bisa masuk dalam pencarian web.

Setelah mempelajari berbagai macam tentang kepenulisan, dan mencoba mencari tahu bagaimana cara mengirimkan artikel ke media online, akhirnya aku membulatkan diri untuk berani mengirim satu artikelku ke situs media online. Satu dua hari tak ada jawaban, aku belum menyerah, aku masih mencoba menunggu, hingga sampai pada hari ke sepuluh belum juga ada jawaban. Kandas, artikelku jelas di tolak. 

Advertisement

Aku berusaha kembali mencari situs media online lain yang cocok dengan tulisanku. Aku masih belum menyerah, aku yakin tulisanku dapat di publish. Hingga akhirnya aku menemukan Hipwee, aku mencoba mengirimkan salah satu tulisanku. Kali ini berbeda, aku tak lagi mempunyai ekspektasi tinggi. Aku kembali menunggu, tetapi berbeda dengan situs media online sebelumnya, Hipwee secara transparan menunjukkan dalam akun para penulis perihal tulisannya akan diterima lalu di publish atau di tolak dan menyarang tak ada satu orangpun yang membaca. 

Aku rajin mengecek tulisanku hingga pada hari kelima tulisan pertamaku di Hipwee akhirnya di publish. Bukan main bahagianya, akhirnya setelah sempat mengalami penolakan tulisanku ternyata di publish bahkan lewat situs media online yang lebih ternama dari sebelumnya. Aku tak menyangka salah satu mimpiku terwujud di penghujung tahun 2020. Terimakasih Hipwee telah menjadi perantara mewujudkan mimpiku.

Rupanya bukan hanya kerja keras untuk mewujudkan mimpi tapi juga rasa yakin yang harus terus kita tanam dalam diri. Tak ada salahnya kita mempunyai mimpi yang tinggi semua tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha. Jangan pernah pula menganggap mimpimu tak masuk akal, coba berusaha dulu siapa tahu suatu saat akan tercapai, seperti mimpiku ini. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Hanya Manusia dengan Segala Kelemahannya

CLOSE