#BeraniWujudkanMimpi-Untuk Kamu yang Takut Mewujudkan Mimpi.

Semua orang berhak mewujudkan impiannya!

Banyak orang memiliki keraguan bahkan ketakutan untuk mewujudkan impiannya. Banyak hal yang menjadi alasannya, salah satunya yaitu tuntutan keadaan baik karena tuntutan keluarga, tuntutan lingkungan pergaulan, hingga tuntutan calon mertua.

Advertisement

Banyak orang menggunakan streotipe untuk mengukur kesuksesan seseorang. Misal, orang sukses adalah orang yang bekerja di kantoran, menjadi pegawai, memakai kemeja rapi, dan dasi. Padahal, tidak semua orang memiliki kemampuan dan impian untuk bekerja sebagai pegawai kantoran.

Meskipun begitu, kamu yang tidak memiliki impian dan kemampuan untuk menjadi pegawai kantoran mau tidak mau akan terjun menjadi seorang pegawai dan pada akhirnya mengubur impian dan passion yang kamu miliki.


Lalu, bagaimana solusinya agar kamu #BeraniWujudkanMimpi?


Advertisement

Walt Disney (di dalam buku Edward Rhidwan:2011), mengatakan bahwa "Semua mimpi dapat menjadi kenyataan, asal kita berani mengejarnya." Kamu tidak akan bergerak untuk mewujudkan impian kamu tanpa adanya keberanian untuk memulainya. 


Saya sudah memiliki keberanian untuk mewujudkan impian saya yang terpendam, tapi saya tidak tahu bagaimana caranya?


Advertisement

Nah, perlu kamu ketahui jika kamu sudah #BeraniWujudkanMimpi, maka langkah selanjutnya adalah menetapkan langkah untuk mewujudkannya. Kamu hanya perlu fokus pada kemampuan dan bakat yang kamu miliki. Tapi permasalahannya, apakah kamu sudah mengetahui bahwa impian yang ingin kamu wujudkan sesuai dengan passion yang kamu miliki? 

Saya punya tips sederhana untuk mengetahui passion yang kita miliki. Passion bukan sekedar hobi dan apa yang kamu sukai, tapi sebuah kemampuan yang kamu miliki dan berpotensi besar apabila kemampuan tersebut dikembangkan lagi. Potensi yang kamu dapatkan bisa dalam dua hal, yaitu Passion akan membuat kamu mendapatkan Prestasi atau akan membuat kamu mampu mendapatkan penghasilan dari bakat kamu tersebut, atau bahkan kamu bisa mendapatkan keduanya (Prestasi dan Penghasilan).

Oleh karena itu, untuk membuktikan apakah impian kamu sesuai dengan passion kamu atau tidak adalah dengan cara kamu berani mencobanya. Contoh, jika kamu ingin menjadi Penulis, tentu kamu harus mencoba untuk sering-sering menulis. Kalau perlu, kamu ikuti berbagai kompetisi menulis untuk mengetahui kemampuan kamu. Jika kamu senang menjalankannya dan dalam waktu yang tidak terlalu lama kamu sudah mendapatkan prestasi atau penghasilan dari menulis, berarti kamu memiliki passion menjadi Penulis. 

Jika kamu telah mendapatkan jawaban bahwa impian kamu telah sesuai dengan minat dan bakat yang kamu miliki, maka kamu hanya perlu konsisten dan gigih untuk mewujudkan mimpi kamu. Ketika kamu sedang berada dalam tahap memperjuangkan mimpimu, sangat wajar jika banyak hambatan yang akan kamu temukan.

Kuatkan mental dan ingat tujuan awal mengapa kamu ingin mewujudkan impian kamu! Itulah kunci agar kamu tetap konsisten. Perlu kamu ingat juga, bahwa tidak apa menjadi orang yang berbeda. Jika kamu punya bakat untuk menjadi Penulis, maka berjuanglah untuk mewujudkannya. Jika kamu punya mimpi menjadi pengusaha, maka mulailah dari sekarang!

Tidak ada mimpi yang tercapai dengan instant. Tidak akan menjadi kenyataan sebuah impian tanpa kamu #BeraniWujudkanMimpi. Ingat, setiap orang punya mimpi yang berbeda! Jadi, tidak perlu menjadi sama dengan orang lain!

Terakhir, apapun impian kamu, yang paling terpenting adalah menjadi terbaik di bidang yang kamu pilih dan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.

 

REFERENSI

Rhidwan, Edward. 2011. The Power of Pretending. ReferensiSukses.com (Diakses pada 17 Desember 2020).

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE