Berprofesi sebagai Guru? Ayo #UpgradeDirimu Menjadi Guru yang Hebat

Jangan mau ketinggalan sama siswa dong!

Sepuluh tahun terakhir ini, ilmu pengetahuan dan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat dibandingkan dengan era sebelumnya.  Dengan munculnya android dan peralatan elektronik yang bisa digunakan untuk mengakses pengetahuan di dunia maya maupun dunia nyata, maka para siswa dengan mudah mendapatkan pengetahuan. Untuk menyikapi perkembangan dunia pengetahuan seperti inilah, maka guru sebagai pendidik dituntut oleh perkembangan jaman supaya menyesuaikan diri dengan meng-upgrade kompetensinya agar tidak "diremehkan" oleh siswa.

Advertisement

 Mungkin ada sebagian guru yang tetap berprinsip, bahwa tidak usah meng-upgrade pengetahuan dan ketrampilan juga. Toh, siapapun yang berstatus menjadi guru, siswanya akan tetap mengakui mereka sebagai gurunya. Hal seperti itu sah sah saja, namun demikian untuk menyesuaikan diri dalam perkembangan era sekarang ini; justru pemerintah pun tetap mewajibkan guru untuk mengupgrade diri.

Selain di kelas, guru juga harus mampu untuk meningkatkan kualitas melalui kegiatan pengembangan diri di luar sekolah. Terlebih saat ini seorang guru dituntut untuk mampu bersaing di era digital 4.0, dimana dunia virtual lebih dominan. Seorang guru harus mampu berperan di dunia virtual sehingga tidak di cap "out of date". 

Saat ini, Kemendikbud bekerja sama dengan SEAMEO dan SEAMOLEC mengadakan pelatihan virtual yang dinamai Virtual Coordinator Indonesia. Pelatihan ini tidak dipungut biaya. Hanya bermodal niat mau belajar, dan punya kuota. Dan pelatihan ini bersifat secara online, dimana para guru yang mengikuti program ini, akan mempelajari cara membuat flyer, cara merekam presentasi melalui faststune, memperpendek link dengan bitly, membuat presensi dengan zohoo atau google form, cara menggunakan webex, dan mempelajari apa output yang akan dihasilkan pada kegiatan ini. 

Advertisement

Adapun tugas yang perlu dipenuhi oleh peserta adalah, dua kali menjadi presenter, dua kali menjadi moderator, dua kali menjadi hist, membuat presensi online, dan membuat flyer. Semua tugas harus dapat dituntaskan dalam waktu dua minggu, baru sertifikat setara 39jam akan diberikan oleh penyelenggara. Sertifikat berlaku selama satu tahun sejak diterbitkan.

Program ini sangat positif dan bermanfaat untuk para guru. Semoga program ini akan terus berlangsung dan banyak guru yang ikut serta. Dan saya sangat senang telah diadakannya program ini, mengingat bahwa banyaknya karakter guru hebat di Indonesia ini.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Julita Widya Sari Manurung atau biasa disapa Julita lahir di Medan, 12 Juli 1998. Aktif menulis sejak tahun 2017 dan sudah berhasil menerbitkan buku.

CLOSE