Bersama Langit Senja

Lazuardi mulai melukis sang senja. Menciptakan gradasi warna yang begitu mengagumkan. Aku begitu mengagumi sang senja, karena di bawah lagit senja aku bertemu denganmu. Tirai gelap pun akan menggantikan sang surya yang perlahan mulai terbenam.

Advertisement

Di bawah langit senja persahabatan ini terjalin, di bawah langit senja benih cinta itu muncul dan di bawah langit senja pun aku harus mengubur semuanya. Di tahun 2009 itulah awal aku dan kamu bertemu. Kau begitu mempesona dan kau adalah penyelamat dalam hidupku saat aku hampir terbawa arus ombak.

Di bawah langit senja kala itu aku mengetahui namamu. Kulangkahkan kakiku ini sejajar dengan langkah kakimu saat menikmati pantai di bawah senja. Terus kunikmati arus persahabatan ini hingga benih-benih cinta itu muncul. Aku begitu mengagumi dirimu. Tapi aku tak mungkin mengungkapkan perasaanku ini. Aku tak mungkin merusak persahabatan yang sudah lama kita bangun.

Dulu hanya ada sepasang kakiku dan kakimu yang yang terus menapaki pasir pantai di bawah langit senja. Namun di waktu ini kau membawa sepasang kaki lagi yang kau perkenalkan sebagai kekasihmu. Kutelan semua rasa kecewaku. Kutampakkan wajah seceria mungkin sebagai tanda bahwa aku ikut bahagia. Rasanya begitu menyakitkan tapi apalah dayaku. Ku ucapkan kata permisi kepada mereka, biarlah kunikmati senja kala ini sendiri.

Advertisement

Langkah kakiku terus membawaku pergi menjauh dari mereka. Kupandangi langit senja yang perlahan mulai berubah menjadi gelap seperti hatiku. Di bawah langit senja ini kutenggelamkan segala perasaanku untukmu di dalam samudera yang kubangun di dalam jiwaku. Biarlah arus samudera jiwaku melebur semua cintaku untukmu.

Memang begitu menyakitkan tetapi semua ini kulakukan supaya tidak merusak persahabatan yang sudah terjalin. Biarlah semuanya terekam oleh otakku sendiri untuk dijadikan sebuah memori. Aku tak akan pernah membenci senja walaupun kisahku tak semanis saat aku memandang langit senja. Tetapi bersama langit senja aku akan terus mengikuti arus waktu yang nanti akan mempertemukanku dengan seseorang.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

"Tak perlu takut dengan hidupmu yang tak seindah langit senja karena Tuhan adalah penulis skenario yang terbaik. syukurilah atas segala sesuatu yang Tuhan berikan kepadamu"

CLOSE