Hari Gizi Nasional 2022: Berupaya Mencegah Obesitas Demi Tubuh Sehat Tanpa Was-was

Simak beberapa cara berikut agar terhindar dari obesitas!

Setiap 25 Januari diperingati sebagai hari gizi nasional. Begitu pula dengan 25 Januari 2022 kemarin. Hal tersebut ditujukan untuk menciptakan sekaligus meningkatkan rasa peduli dari berbagai pihak untuk memiliki pola hidup sehat dengan terus memperhatikan gizi yang seimbang. 

Advertisement

Pada peringatan hari gizi tahun ini, tema yang diangkat adalah Aksi Bersama Mencegah Stunting dan Obesitas mengingat kedua kasus tersebut akhir-akhir ini sedang meningkat. 

Di era pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, masalah obesitas juga menjadi hal yang banyak dikeluhkan oleh berbagai kalangan masyarakat. Adanya berbagai aturan pembatasan yang diterapkan, membuat masyarakat tidak bisa bebas untuk melakukan kegiatan atau aktivitas di luar rumah. Akibatnya mereka hanya menghabiskan waktunya di rumah saja dan membuat kurang aktif dalam berkegiatan. 

Kurangnya keaktifan untuk bergerak, menjadikan mereka mengalami kenaikan berat badan bahkan sampai ke tingkat obesitas. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya laporan nutrisi global oleh Kemenkes RI di Jakarta yang menyatakan bahwa 3,8 persen balita dan 21,8 persen orang dewasa di atas 18 tahun mengalami obesitas. 

Advertisement

Hal tersebut tentunya menjadi PR yang harus segera diselesaikan. Karena sudah terbukti bahwa obesitas tidaklah baik untuk kesehatan. Lalu, sebagai masyarakat apa yang dapat kita lakukan untuk menurunkan tingkat obesitas yang semakin bertambah tersebut? Tenang sobat, tidak perlu khawatir ataupun bingung, berikut ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari obesitas. 

Cara pertama, menghindari makanan kemasan atau olahan. Makanan kemasan atau makanan olahan yang banyak tersebar diberbagai market ternyata bukanlah pilihan yang baik untuk dikonsumsi. Makanan tersebut telah melewati berbagai proses panjang yang membuat kandungan gizinya tidak seperti makanan yang baru dimasak.

Advertisement

Selain kandungan gizi yang hilang, makanan-makanan tersebut juga memiliki kalori tinggi yang jika dikonsumsi secara terus-menerus tidak baik bagi kesehatan dan akan mengakibatkan kenaikan berat badan bahkan obesitas. Oleh karena itu, kalian dapat menghindarinya dan mencoba untuk memasak makanan kalian sendiri. Selain lebih sehat, kalian juga akan tahu tentang kandungan gizi di dalam makanan yang kalian konsumsi. 

Cara kedua, mengurangi konsumsi gula. Tidak dapat dipungkiri bahwa makanan manis merupakan makanan yang sering dipilih untuk dikonsumsi. Selain memiliki rasa yang enak, makanan manis juga memberikan kesenangan saat memakannya. 

Akan tetapi, jika konsumsi gula berlebihan bahkan di setiap makanan mengandung gula tentunya tidak baik bagi kesehatan. Selain membuat obesitas, konsumsi gula yang berlebih juga dapat mendatangkan berbagai penyakit, salah satunya Diabetes. Oleh karena itu, penting sekali memperhatikan takaran gula dalam makanan kita sehari-hari. 

Cara ketiga, mencoba untuk tetap aktif bergerak. Pada dasarnya, pandemi bukanlah halangan untuk kita dapat terus bergerak. Jika memang kita tidak dapat melakukan aktivitas di luar rumah, kita dapat menggantinya dengan beraktivitas di rumah. kita dapat memanfaatkan berbagai alat di rumah untuk berolahraga atau pun mengajak keluarga untuk bermain yang dapat membuat tubuh kita bergerak. 

Olahraga adalah hal penting yang harus dilakukan untuk mencegah obesitas. Karena dengan olahraga kalori berlebih yang ada di tubuh akan hilang. Selain itu juga dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat apalagi di tengah masa pandemi seperti ini

Memiliki pola hidup yang sehat adalah suatu keputusan. Jika memang tidak ada niat dari hati untuk melakukannya, maka akan ada selalu alasan untuk tidak melakukannya. Oleh karena itu, kebiasaan baik terkadang perlu pemaksaan. Dari pemaksaan tersebut maka akan tercipta suatu kebiasaan baru yang tentunya lebih baik dan menyehatkan. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Mahasiswa angkatan 2019 Universitas Negeri Surabaya