Indonesia memang negara yang tak terhingga tempat wisatanya, namun tentu saja memperluas jangkauan kita ke luar negeri sesekali dapat membuat kita lebih sadar akan dunia yang luas ini. Saat menghadapi tempat-tempat baru ini kita harus beradaptasi dengan peraturan, norma, dan tentu saja mempersiapkan diri sebelum pergi. Bagi orang yang belum berpengalaman, hal ini terlihat rumit. Namun dengan beberapa panduan dasar yang terdapat di artikel ini, yang berdasarkan pengalaman saya sendiri, Anda dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk perjalanan anda.

Advertisement
  1. Meriset Negara Yang Anda Ingin Kunjungi

Sebelum Anda melakukan perjalanan, hal pertama yang harus dilakukan adalah meriset negara tersebut. Beberapa hal utama yang harus Anda cari tahu adalah, bila negara tersebut menuntut visa untuk para pengunjung, beberapa tempat wisata yang berada di sana, serta peraturan khusus yang terdapat, misalnya larangan permen karet di Singapura.

  1. Mempersiapkan Semua Dokumen yang Harus Dibawa

Advertisement

Hal paling penting yang harus dibawa semua turis mancanegara adalah paspornya. Disarankan bahwa paspor Anda sudah siap setidaknya dua minggu sebelum Anda berangkat. Ini berdasarkan pengalaman saya sebelumnya, dimana saya harus menunggu setidaknya tiga minggu untuk pembuatan paspor saya. Juga disarankan supaya Anda memiliki sebuah fotokopian dari paspor tersebut, karena ini dapat berguna sebagai dokumen cadangan bila Anda kehilangan paspor.

Dokumen selanjutnya adalah visa. Masa pembuatan visa dapat bervariasi tergantung negara yang akan Anda kunjungi, dan jangka waktu pembuatannya dapat diperiksa di situs resmi kedutaan negara masing-masing.

Dokumen terakhir yang harus disiapkan adalah tiket pesawat. Untuk mencari harga tiket yang paling murah, Anda dapat menggunakan situs seperti Traveloka, karena terdapat banyak penawaran tiket pesawat dengan banyak pilihan tanggal pemberangkatan.

  1. Mengemas Semua Barang yang Akan Dibawa

Setelah semua dokumen siap, dan anda sudah membuat rencana perjalanan (itinerary), hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengemas barang-barang yang akan Anda bawa bersama Anda pada perjalanan Anda. Pada awalnya seringkali kami merasa harus membawa banyak barang, namun tentu saja ada beberapa panduan yang sebaiknya diikuti.

Hal yang terutama adalah mempertimbangkan berapa lama Anda akan menetap di sana. Dengan ini anda dapat merencanakan dengan mudah apa yang akan dipakai saat di sana, serta menghemat ruang di koper. Jika Anda memiliki alergi, atau sedang sakit, disarankan untuk membawa obat-obatan pribadi. Obat seperti vitamin C, obat maag, dan diare juga disarankan, untuk menjaga kondisi tubuh terhadap cuaca di negara yang akan Anda kunjungi.

Ketika membawa uang, Anda juga disarankan membawa uang pecahan kecil, supaya dapat membayar untuk tiket transportasi umum di negara tersebut dengan lebih mudah, serta juga untuk membeli makanan. Jumlah uang yang Anda bawa juga harus disesuaikan dengan berapa lama Anda menetap di sana. Jika Anda ingin membawa lebih dari Rp. 100,000,000 (seratus juta rupiah), Anda wajib melapor ke Bea-Cukai.

Hal terakhir yang Anda harus pikirkan saat mengemas adalah jika ingin membawa oleh-oleh setelah pulang, disarankan untuk memberi ruang lebih di koper, atau membawa tas atau koper tambahan.

  1. Saat Berangkat, dan Saat Sampai

Saat hari berangkat telah tiba, Anda harus siap di bandara setidaknya 1 jam sebelum pesawat lepas landas. Ini dikarenakan harusnya melewati protokol imigrasi, yang akan memakan waktu cukup lama, terutama pada masa liburan. Selain itu Anda juga harus melewati protokol keamanan, seperti pemeriksaan bagasi Anda. Jika Anda ingin aman, hal-hal seperti benda cair, gunting, dan benda logam, sebaiknya disimpan di bagasi Anda. Barang yang disimpan di bagasi kabin hanya hal-hal seperti baju, kamera dan paspor. Jika Anda ragu apakah barang yang Anda bawa diperbolehkan, Anda dapat berkonsultasi dengan situs resmi imigrasi dan bea cukai negara yang akan Anda kunjungi.

Setelah Anda telah sampai, hal pertama yang harus dilakukan adalah untuk melaporkan diri ke KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia). Ini disebabkan untuk memudahkan proses pembuatan SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) jika paspor anda hilang, dan juga untuk mempermudah menghubungi keluarga Anda jika Anda telah mengalami kecelakaan.

Setelah itu, Anda bebas untuk memenuhi rencana perjalanan Anda, dari bepergian ke beragam tempat, hingga bersantai, namun satu hal yang harus Anda ingat, adalah untuk menyimpan semua bukti pembelian dari semua barang yang Anda bawa pulang, karena itu akan digunakan untuk proses pengembalian uang pajak ketika Anda akan berangkat pulang nanti. Bukti pembelian dapat disimpan di dompet atau tas supaya mudah diakses. Jika tidak ingin menyimpan semua bukti itu, Anda dapat membeli oleh-oleh di bandara, namun harganya tentu saja akan lebih mahal.

Jika Anda kurang berpengalaman ke luar negeri, memang akan terasa seperti banyak sekali hal yang harus disiapkan, tetapi jika Anda sudah mempersiapkan hal-hal ini sebelumnya, saat Anda sampai Anda tidak usah khawatir akan hal-hal buruk yang akan terjadi. Dengan panduan ini sebagai dasar, Anda dapat mengubah dan menyesuaikan saran-saran pada panduan ini dengan keperluan Anda, dan selalu ingat bahwa mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Persiapkanlah semua dan Anda akan mencegah masalah pada masa depan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya