#CatatanAkhirTahun – Tentang Segala yang Datang dan Pergi, Tak Perlu Lagi Diratapi

Keluarga, pekerjaan, kesehatan dan masa depan jadi prioritas utama sampai saat ini.

Memasuki tahun 2021 begitu banyak kabar menyedihkan yang membuat hari-hari jadi terasa begitu berat. Bahkan untuk merencanakan beberapa bulan ke depan sudah tak lagi mampu karena banyak harap yang telah sirna. Harapan yang ada telah dipatahkan oleh keadaan yang diluar kendali kita.

Advertisement

Masih di bulan Januari 2021 Ayah jatuh sakit yang membuatnya tak lagi mampu bekerja dan aku yang harus merelakan pekerjaanku untuk lebih dekat dengan keluarga. Segala rencanaku di usia yang mendekati kepala 3 sudah aku lupakan saat itu. Aku hanya memikirkan bagaimana caranya bertahan dalam keadaan yang terasa semakin sulit. Menjaga diri untuk tetap sehat fisik dan mental.

Bersyukurnya aku waktu itu masih ada orang-orang baik yang diantaranya teman-teman dekatku yang masih bersedia ada untuk sekedar mendengarkan ceritaku. Perjuangan seorang memang berbeda beda dan waktunya juga tak selalu beriringan. Namun mereka masih bersedia jadi teman seperjuangan dan menenangkan saat aku mulai merasa putus harapan.

Memikirkan kenangan-kenangan masa lalu yang begitu indah dan bagaimana hidupku terasa baik-baik saja seringkali hadir di penghujung malam. Jika aku terus menerus meratapi diri sendiri belum tentu akan selalu ada yang memahami. Dan kalaupun senang, tak ada yang perlu dibanggakan untuk keadaan yang seringkali berubah diluar dugaan.

Advertisement

Kemudian kabar baik itu datang disaat yang cukup tepat. Aku mendapatkan pekerjaan yang tak menjauhkanku dengan keluarga dan masih bisa memenuhi kebutuhan mereka. Meski terasa berat sekali diawal, keputusanku untuk bertahan jadi hal yang paling aku syukuri saat ini. Ada banyak hal yang aku capai dimana dulu hanya menjadi sebuah rencana yang belum terwujudkan. 

Keluarga, Pekerjaan, Kesehatan dan masa depan jadi prioritas utama sampai saat ini. Kalaupun soal pencarian pasangan hidup dan kebahagiaan diri sendiri sudah mulai aku pasrahkan. Karena ada Pemilik Hati yang bisa merubahnya seketika. Pagi senang sore bisa jadi merasa kecewa, dia yang begitu kupercaya bisa jadi pergi semaunya.

Advertisement


Masalah hati memang paling sulit dimengerti, karena memang menyangkut   hati yang lain.


Pasrah dengan keadaan seperti juga bukan pilihan yang tepat. Namun seiring bertambahnya usia menemukan orang yang tepat juga bukan perkara mudah. Akan ada hati yang tersakiti dan dibuat kecewa, ada waktu dan ego yang harus diperjuangkan, serta sabar yang harus tetap dipupuk.

Perkara Resolusi di tahun depan, sepertinya masih belum cukup percaya diri untuk kembali menuliskannya lagi. Karena seperti tahun-tahun sebelumnya yang dihadapkan pada kegagalan dan kenyataan diluar dari yang direncanakan. Belajar untuk menjalani apa yang ada saat ini bukan sebuah pilihan yang tepat. Pentingnya masa depan juga perlu dibicarakan dan sedikit demi sedikit direncanakan. 


Teruntuk dia yang pernah hadir, dia telah menemukan jalan cerita baru. Relakanlah dan buat cerita barumu juga yang lebih bahagia meski tanpa hadirnya.


Lagipula selama masih ada teman rasa kesepian dan kesedihan masih bisa dikendalikan. Meski kita jadi lebih sibuk dengan aktivitas masing-masing dan jadi lebih jarang bertemu. Jadi pengingat bahwa semakin dewasa harus terbiasa untuk melakukan segala sendiri dan dihadapi sendiri. Sudah saatnya kita tahu bagaimana membahagiakan diri sendiri.

Melepaskan pekerjaan diawal tahun, bertahan dalam tekanan kerja baru, merelakan dia yang dulu sempat dibuat nyaman dan ditutup dengan kepergian sahabat untuk memperjuangkan masa depan.


Rentetan kejadian yang memberi pelajaran tahun ini akan sebuah kehadiran dan kepergian. Bahwa jangan terlalu larut pada kesedihan dan tetap tenang disaat senang.


Jika keadaan saat ini masih begitu berat dan pilihan menyerah selalu di depan mata. Ingatlah bagaimana pernah ada keadaan yang lebih buruk dari ini sebelumnya. Tuhan selalu punya rencana yang lebih baik yang belum kita ketahui maksudnya. Dewasanya seseorang adalah dengan bertambahnya kuat menghadapi kehidupan meski seringkali merasa kesepian.


Semuanya akan baik-baik saja. Menangislah karena itu tak membuatmu jadi lemah, Istirahatlah karena hidup bukan hanya hari ini, dan Beri apresiasi untuk diri sendiri atas perjuangan sampai saat ini.


Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sebuah Karya Akan Membuatku Lebih Berharga.

CLOSE