Dibalik Kata Kami dari David Lee, Lebih Lanjut Tentang Kepribadian Ganda atau Halusinasi?

Beyonce yang selalu mengenalkan mereka kepada banyak orang

Apakah anda pernah mendengar atau membaca kisah dari David Lee? seorang pria yang selalu menggunakan kata “kami” sebagai gambaran dirinya atau seorang penyanyi legendaris Beyonce  yang mengenalkan “mereka” kepada orang banyak?

Advertisement

Apakah David Lee dan Beyonce sedang berhalusinasi atau mengalami gangguan identitas disosiatif (DID) yang orang awam menyebutnya dengan kepribadian ganda?

Apakah DID berbeda dengan halusinasi?

Pada umumnya kepribadian ganda adalah sebuah kondisi dimana seseorang membangun dua atau lebih kepribadian yang berbeda-beda, hal ini terjadi karena disebabkan oleh pengalaman traumatis yang pernah dialami seseorang secara berulang ketika dia berada pada usia kanak-kanak. Penderita DID akan mengalami amnesia ketika kepribadian yang asli kembali, setiap kepribadian yang muncul akan mempengaruhi sifat dan cara berpikir yang berbeda dari kepribadiannya yang aslinya.

Advertisement

Ciri-ciri Kepribadian Ganda

Ciri-ciri dari kepribadian ganda ditandai dengan sisi kepribadian yang lain mengambil alih prilaku, kemudian penderita tidak dapat mengingat informasi tentang dirinya ketika kepribadian yang lain mengambil alih, selanjutnya kepribadian ganda (DID) tidak disebabkan karena di bawah pengaruh alkohol, dan obat-obatan terlarang.

Advertisement

Bagaimana dengan halusinasi? Halusinasi sendiri merupakan sensasi yang membuat seseorang membangun atau menciptakan sebuah sumber yang tidak nyata. Nah, halusinasi dapat mempengaruhi penglihatan, pendengaran, merasa, atau dapat mencium sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi sendiri biasa terjadi pada orang yang mengalami terganggunya kontrol dan rendahnya kehangatan yang ada didalam keluarga sehingga ia menjadi frustasi dan stress, penolakkan di lingkungan juga menjadi hal yang menyebabkan seseorang berhalusinasi, begitu juga dengan pengaruh dari obat-obatan dapat membuat seseorang menjadi  berhalusinasi.

Lalu adakah keterkaitan, antara kepribadian ganda dan halusinasi?

Untuk saat ini masih belum ada yang membahas mengenai kertekaitan antara kepribadian ganda dan halusinasi. Namun, ada sebuah artikel yang membahas bahwa halusinasi bisa menjadi gejala gangguan identitas disosiatif. Ketika seseorang mengalami gangguan identitas, mereka akan memunculkan gejala depresi dan halusinasi secara nyata yang melibatkan audio dan visual.

Bagaimana dengan David Lee dan Beyonce yang selalu menyebutkan dan memperkenalkan dirinya sebagai “kami” dan “mereka”?

Pada saat David Lee diwawancarai, David Lee selalu menggunakan kata “kami” dalam menyebutkan dirinya, hal ini terjadi karena didalam diri Lee sendiri, terdapat 5 kepribadian yang ia bangun. Apakah hal ini terjadi karena sebuah halusinasi? Tentu saja tidak, ini terjadi karena Lee mengalami gangguan identitas disosiatif, seperti yang kita tahu (DID) terbentuk karena adanya pengalaman traumatis yang terjadi secara berulang pada saat masa kecil. Lee memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan ketika dia masih kecil, Lee selalu berpindah tempat panti asuhan, dan Lee sering di lecehkan dan mengalami kekerasan fisik, sehingga Lee membangun beberapa kepribadian untuk menahan dan menjaganya dari semua rasa yang Lee rasakan.

Lee menyebutkan ada Dawn di dalam dirinya, Dawn sendiri adalah teman bermain dan sahabat terbaiknya ketika ia berusia 10 tahun. Selain Dawn, Lee juga mengungkapkan bahwa terdapat Danny, Danny sendiri seorang pria kuat yang menemani Lee dalam melaksanakan tugas tugas Angkatan daratnya, dan Patty yang selalu mengajarkan bagaimana dekat dengan seorang gadis.

Itulah penyebab kenapa Lee selalu menyebutkan dirinya sebagai kami. Lee sendiri membutuhkan waktu lebih dari 30 tahun, untuk mendapatkan diagnosis yang benar. pada saat masa pengobatannya, Lee tidak ingin menghilangkan semua kepribadiaannya, karena bagi Lee tanpa adannya Dawn, Lee tidak akan tahu bagaimana dia menghadapi masalahnya, dan Lee sangat menyayanginya.

Sama dengan Lee, Beyonce juga mengalamai DID bukan halusinasi, pada saat ditanya tentang dirinya, Beyonce selalu berkata “aku bukan seperti dirinya di kehidupan nyata” banyak orang yang bertanya-tanya mengenai perkataannya, Beyonce mengaku bahwa ia mengalami gangguan identitas disosiatif, Beyonce menamainya sebagai Sasha, Sasha memiliki peran yang sangat penting bagi Beyonce, seksi yang menggoda dan berani yang di tampilkan Beyonce di atas pangung adalah karakteristik Sasha, Sasha lah yang membuat Beyonce bisa menampilkan sisi yang seksi, Byonce pun menggunakan Sasha sebagai nama album ketiganya dengan judul I AM SASHA FIERCE.

David Lee dan Beyonce merupakan dua dari banyaknya orang yang mengalami gangguan identitas disosiatif, Di Indonesia sendiri juga terdapat orang yang mengalami DID, salah satunya Anastasia Wella, Anastasia Wella memiliki sembilan karakter kepribadian, sembilan karakter ini terbentuk karena Wella mengalami trauma dari perlakuan kasar orang tuanya dan mendapat tekanan dari lingkungan sekolah, sama dengan Lee yang mendapatkan tindakan yang tidak enak semasa kecil.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE