Aku harus pilih yang mana nih ???

Si Ulva cantik, Raudah mempesona.

Keduanya,masuk kriteria.

lantas yang mana harus bersamaku???

dilemaaaaa….

Aku percaya, kamu pasti pernah mengalami kebingungan di saat harus memilih salah satu di antara banyaknya pilihan. Padahal, dari banyaknya pilihan, bisa jadi masuk kriteria penilaian di mata kita. Namun, kenyataan yang ada memaksa kita harus memilih. Jadinya ya bisa dilema. Klo sudah seperti ini, biasanya bikin nggak bisa tidur semaleman. Bahkan, lebih dari itu. Bisa bikin kita lupa makan dan harus ngapain.

Advertisement

Sebenarnya,hal yang seperti itu wajar sih. Apalagi bagi anak muda yang masih minim pengalaman dan berpikir bahwa semua keinginan harus dalam genggaman. Bisa di pastikan,akan bikin nggak nyaman tidur dan makan. Apalagi pilihannya sampai masalah hati. Sudahlah, nggak bisa di deskripsikan, Bahkan dengan uraian tulisan. Iya nggak?

Tapi,sebenarnya nggak hanya muda yang bisa mengalami itu semua. Manusia dewasa pun yang memiliki sejuta pengalaman pahit manis dan asamnya kehidupan di usia matang. Dilema akan sebuah pilihan,sama juga dirasakan. Walaupun tak se-dilema anak muda, ya tetep aja bisa menguras waktu istirahat dan jam makan. Artinya, sama saja sih.

Begitu juga dengan sosok guru,yang memiliki pengalaman dan kebijaksanaan yang mumpuni. Dilema juga bisa menyerang di tengah-tengah penggunaan kata "Guru" sering di pakai untuk menggambarkan bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik.Gurupun tetap sama seperti kebanyakan manusia lainnya,bisa dilema.

Advertisement

Satu contoh kasus ringan,adalah dilemanya seorang guru broadcast yang kebingungan memilih anak didiknya untuk mengikuti kegiatan workshop di salah satu kota ternama di dunia. Hehe…

Sebut saja Mr X ya.Begitu kebingungannya ,sang guru yang mengabarkan dan menawarkan untuk menjadi peserta workshop di media sosial.Justru harus berakhir dengan tangisan yang begitu mendalam tanpa sepengetahuan siapapun karena keinginan mengajak murid yang baik dalam penilaiannya,justru harus di hadapkan dengan realita mengajak siswa nakal namun banyak penggemar dan pendukungnya yang banyak.

karena guru juga manusia

memiliki hati yang rapuh

di tengah kehebatannya

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya