Dunia Akan Selalu Punya Cara untuk Menawarkan Bahagia, Tapi Kita Perlu Belajar untuk Mencari Bahagia Sendiri

Jadi sesuatu yang aneh, jika kita berharap hidup dan segala isinya ini akan berjalan dengan sesuatu yang selalu membuat kita bahagia. Berjalan sesuai yang sudah kita rencanakan, tak ada kegagalan, jauh dari sakit hati, serta hal-hal menyedihkan lainnya. Tentu saja tidak akan begitu kan? Serupa dengan kebahagian, kesedihan pun akan datang menghampiri silih berganti. Tapi daripada sibuk mengelak dan berpura-pura tak ada sedih yang kita rasa, bagaimana jika kita belajar untuk merayakan kesedihan sebagaimana kita merayakan kebahagian?

Advertisement

Sedih dan bahagia adalah perasaan yang seharusnya bisa kita perlakukan serupa

Mungkin terdengar asing, bagaimana mungkin kita bisa menyebut atau menerima kesedihan sebagaimana kita menerima kebahagian. Tapi, bukan berarti tidak bisa kan? Seperti saat kita tertawa untuk hal-hal yang kita suka, seharusnya kita juga bisa belajar untuk menerima kesedihan dengan menangis jika memang itulah yang kita rasakan. Bukan berarti harus ditahan, karena tak ingin dianggap lemah oleh orang di sekitar, misalnya.

Tidak perlu menghindar dari hal-hal yang kita anggap sebagai kegagalan. Daripada sibuk menilai berapa banyak sedih yang akan kita tanggung, belajarlah untuk menerima kenyataan.

Advertisement

Lihat ada berapa banyak hal baru yang kini jadi engkau tahu. Ada berapa banyak pelajaran baru, yang bisa kamu jadikan sebagai tolok ukur untuk tak lagi mengulangi kesalahanmu.

Karena mampu menerima, akan jadi modal untuk bisa berusaha lebih baik dari sebelumnya

Advertisement

Setelah bisa menerima kesedihan dengan hati yang lapang. Hal selanjutnya yang perlu kita lakukan tentu saja, berubah. Menerima kesedihan dengan besar hati, bukan berarti kita akan diam tanpa berusaha. Lebih dari itu, karena sudah pernah gagal dan tahu bahagia sedihnya hidup jika sesuatu yang kita inginkan tidak berjalan sesuai rencana. Kita jadi tahu, hal-hal apa saja yang perlu diupayakan lebih, dan hal lain yang porsinya perlu dikurangi.

Jatuh dan bangun yang terjadi, bukan hanya ingin membuatmu menangis atau bersedih. Tapi ia ingin engkau belajar, mengingat kesalahan yang lalu. Dan berjanji tak lagi mengulanginya di kehidupan dan hari yang baru.

Meski tak akan mudah, tapi bukan berarti kita tak Bisa

Ribuan kalimat semangat mungkin sudah sering kita dengar. Dorongan dari luar pun, mungkin selau ada meski tanpa diminta. Akan tetapi, sekeras apapun orang-orang di luar diri untuk mendorongmu maju dan berjalan lagi. Semuanya akan sia-sia, jika kita tak mau berusaha. Tak mau mencoba usaha yang baru hanya karena takut gagal lagi. Tak mau mencoba membuka hati hanya karena takut disakit lagi. Dan puluhan ketakutan lain, yang selalu didasari oleh bayang-bayang kegagalan yang pernah terjadi.

Cobalah pikirkan begini, jika aku tak berusaha, maka tak akan ada yang berubah. Bayangkan kalimat itu secara berulang di dalam kepalamu. Pikirkan lagi apa yang sebenarnya selama ini menghalangimu. Dan bayangkan pula, bagaimana hidupmu di masa depan, jika kau tak kunjung berani untuk melakukan perubahan dari sekarang.

Jika, memang dipikirkan sungguh-sungguh. Rasanya mustahil sekali, jika kamu masih saja menggunakan ketakutan jadi alasan. Karena balasan terbaik untuk ketakutan, tentu saja dengan sebuah perlawan. Maka, jangan pernah berpikir jika dirimu tidak bisa!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

A reader and writer part time

CLOSE