Foto adalah gambar diam baik berwarna maupun hitam-putih yang ditangkap oleh sebuah kamera. Menurut aku sih pengertian itu terkesan kaku dan seolah tidak ada yang bermakna di dalamnya. Kalo menurut aku foto merupakan sebuah kejadian penting dalam suatu momen yang kita abadikan dan ada cerita dibalik foto itu sendiri. Tapi, kata orang-orang foto yang bagus berarti ada harga mahal yang harus dibayar. Benarkah itu?

Zaman sekarang banyak kaum milenial yang menggunakan media sosial untuk saling berkomunikasi dan juga mengunggah momen mereka ke media sosial itu sendiri. Katanya sih ingin berbagi cerita melalui sebuah foto. Tentu saja foto yang diunggah harus memiliki kualitas yang baik, enak dipandang, menarik, dan juga keren. Kualitas foto seperti itu sebenarnya bisa kita dapatkan dengan mudah tanpa mengeluarkan biaya yang besar. Ada beberapa pemikiran kaum milenial yang aku kumpulkan, dan beginilah pendapat mereka.

Advertisement

Maya, seorang mahasiswa Binus University, menurutnya hal terpenting agar suatu foto terlihat menarik adalah “Harus menyinkronkan outfits, background, dan juga posenya sih biar bagus. Contohnya sih yah kamu gaboleh salah tempat, kayak pakai baju kasual tapi befoto di latar belakang yang bersuasana pesta, pokoknya harus dicocokan sama keadaan deh.”

Definisi foto bagus bukan hanya berfoto di restoran mahal dan terkenal, ataupun harus keluar negri agar terkesan mewah. Rumahmu sendiri juga bisa jadi studio yang kece loh kalau kamu bisa mengaturnya. Banyak tempat yang menarik seperti taman, bangunan tertentu, atau latar dinding yang bahkan kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk berfoto di sana.

Kemudian aku juga bertanya lagi dengan seorang mahasiswa tentang dimana biasa dia berfoto. Kata Helen “ aku juga sering kok foto-foto OOTD (outfit of the day) di rumah, latarnya malah putih biasa doang. Yang kita harus perhatiin yaitu, warna pakaian yang harus kontras dengan latar, misalnya latar putih usahakan menggunakan warna merah, kuning, atau warna mencolok lainnya. Yang paling penting sih pencahayaan alami dari ruangan, seperti cahaya matahari, dan warna lampu di rumah. Kalau bisa jangan pakai flash di kamera/handphone kamu, soalnya hasilnya bakal jelek.” Menurut aku yang dikatakan oleh Helen benar dan wajib diterapkan jika ingin mendapat foto yang bagus.

Advertisement

 Ada beberapa hal sederhana yang bisa membuat fotomu lebih bagus. Yang pertama adalah kualitas dari kamera kamu. Hal ini juga gabisa dihindari karena foto dengan kualitas bagus juga tidak bisa didapatkan menggunakan kamera dengan kualitas yang jelek. Kamu tidak perlu menggunakan kamera yang mahal kok, kamera hp kamu juga bisa dipakai untuk mengambil gambar yang bagus. Asalkan gambar yang ditangkap tidak pecah dan jelas. Dan juga jangan bergerak saat mengambil sebuah gambar, usahakan tenang dan fokuskan pada objek. Hal terakhir yang berkaitan dengan kamera adalah tingkat kebersihan lensa kameramu. Usahakan tidak ada goresan, debu, dan kotoran lain yang akan menurunkan kualitas fotomu.

Hal yang tidak kalah penting selanjutnya ialah pencahayaan. pencahayaan suatu tempat sangat berpengaruh pada hasil fotomu. Sebaik-baiknya cahaya untuk mengambil foto adalah natural lighting.  Jadi, usahakan memotret di dekat jendela. Pencahayaan alami di sini juga bukan sembarang cahaya, melainkan soft light. Cara dapatkan pencahayaan seperti ini adalah ambil foto di saat matahari sedang tidak terik, yaitu sekitar jam 7 pagi atau jam 5 sore. Cahaya menentukan kualitas foto kamu lho, kamu pasti nggak mau kan mendapat foto terlalu terang ataupun terlalu gelap.

Seperti yang dikatakan Maya & Helen, pakaian yang kamu kenakan dan latar harus sinkron. Untuk suatu foto yang bagus, kamu tentunya juga harus berusaha dong, seperti kamu sudah menentukan mau foto dimana dan kamu sudah menyiapkan pakaian yang cocok dengan latarnya. Pakaian yang sesuai juga menjadi nilai tambah pada foto kamu, karena orang jadi menikmati keseluruhan fotomu. Memang agak ribet sih, tapi percayalah kamu akan mendapatkan hasil yang memuaskan nantinya dibanding berfoto tanpa persiapan sebelumnya.

Tentukan objek. Ini penting banget sih, soalnya kamu harus tentukan apa yang akan kamu foto. Jika kamu mau foto seseorang atau suatu objek, coba deh gunakan mode portrait. Karena kamu ingin fokuskan pada objeknya, kamu tidak perlu terlalu mengambil latarnya secara berlebihan. Lain kata kalau kamu mau foto pemandangan yang luas. Gunakan mode landscape untuk mengambilnya, karena kamu berfokus mengambil pemandangan yang luas. Semakin tajam gambar, maka semakin bagus fotografi landscape yang dihasilkan.

 Foto yang kamu ambil dari sudut yang biasa-biasa saja, maka hasilnya juga akan biasa-biasa saja. Untuk itu cobalah kamu memotret dari sudut yang nggak biasa, misalnya jongkok dan memotretlah dari sudut yang lebih rendah dari objek fotonya. Dengan begitu foto kamu akan memberi kesan khusus yang tidak biasa dilihat mata manusia normal. Kamu pun dapat melihat dunia secara berbeda dari orang-orang kebanyakan. Yah coba-coba aja dulu, sudah sesuai belum dengan selera kamu.

Hal terakhir yang harus dilakukan adalah meng-edit foto. Ini sebenarnya tidak wajib. Editlah dengan tujuan utama untuk memperkuat kesan foto, bukan untuk menghiasnya. Kamu bisa menggunakan aplikasi yang bisa kamu unduh di HP kamu. Kalau kamu menggunakan aplikasi edit foto, cukup sesuaikan kontras dengan foto mu agar terlihat menarik. Jangan merusak foto yang ada dengan menambahkan filter dan efek yang berlebihan.

          

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya