Saat gagal yang pernah terpikir dalam benak, aku selalu menyalahkan takdir. Kenapa kehidupan tidak memihak kepadaku? Kenapa teman-teman yang lain bisa dengan mudah meraihnya, sementara aku tidak bisa bergerak ke mana pun. Sedih dan terus-menerus menyalahkan keadaan. Tetapi yang terjadi berikutnya tidak ada yang berubah dalam hidupku. Semua seakan menghujani dengan kalimat-kalimat yang justru memperparah batin dan pikiranku. Beruntung tidak berujung pada depresi.

Dari pengalaman gagal aku menemukan segudang hal yang terkadang mencengangkan, peristiwa gagal justru menyelamatkan hidup dan pilihan masa depan. Terkadang kita kalah pada satu bagian, tetapi kita belum tahu di bagian berikutnya. Gagal bukan berarti berakhir segala mimpi, gagal bukan takdir yang permanen. Kita pun bisa memperbaiki gagal dan mewujudkan impian yang terbaru.

Advertisement

Terlebih saat ada orang yang mencibir ketika posisi di bawah, bukan mendukung namun menyalahkan tindakanmu. Seolah kamu menjadi makhluk paling ceroboh, tidak memikirkan dari sudut pandang yang berbeda. Sementara, gagal atau berhasil bukan akhir segalanya. Hidup menawakan segudang pilihan, jika gagal barangkali ada hal yang tidak sempurna. Ada sesuatu yang menghimpit tanpa memberikan kesempatan untuk melebarkan kesempatan.

Aku pernah berpikir kalau orang yang sukses tentu akan mengalami banyak kegagalan di masa silam. Namun, orang itu menyikapi dengan tenang dan terus move up. Bagi mereka yang memijakkan diri pada kesuksesan melihat kegagalan sebagai peluang besar. Gagal sebagai tempat untuk belajar dan gagal sebagai hal yang lumrah. Tentunya dengan adanya gagal berarti ada kesempatan untuk menang.

Pemenang yang luar biasa bukan yang lancar dan mulus jalannya, akan tetapi berliku, menanjak, tajam dan penuh perjuangan. Mereka menaklukan kegagalan dengan memperlajari hal apa saja yang membuat gagal. Mereka lebih memilih mengerjakan sesuatu yang berharga daripada terlalu fokus pada kegagalan. Mereka pun menerima dengan lapang dada, karena dalam hati mereka ada keyakinan besar suatu saat akan mengganti kata gagal menjadi berhasil.

Advertisement

Belajar dari orang yang sukses bahwa hidup mereka sebenarnya sangat sederhana, waktu mereka pun sama dengan kita. Namun upayanya sangat keras dan mengurangi hal-hal yang menghabat untuk sukses. Mereka tidak terpedaya untuk melakukan drama queen, dan tidak tertarik dengan sanjungan. Mereka lebih sibuk memikirkan strategi untuk sukses, mengistirahatkan diri di kala lelah daripada mengeluh pada dunia. Mereka pun hebat menyembunyikan setiap luka yang didapat saat gagal. 

Bagi mereka kesuksesan tidak ada yang instan, segalanya butuh proses, perjuangan dan air mata. Ketika gagal coba lagi, gagal tidak berhenti di tengah jalan, dan saat gagal lebih menyiapkan hati yang tegar. Mereka yang sukses pantang untuk menyerah dengan keadaan, baginya keadaan tidak bisa diubah.

Belajar untuk tidak cengeng saat gagal, dan tidak berhenti mencoba sampai kesuksesan menghampiri. Life is so simple, tinggal kamu saja mau berjuang, bertahan atau menyerah dengan keadaan. Karena kegagalan yang sesungguhnya saat engkau menyerah dan berhenti berjuang.

#BaiqCynthia

*)Artikel ini pernah dipublish di blog baiqcynthia.wordpress.com

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya