Gapai Smart Village, Mahasiswa UMM Ciptakan Website Desa Ngroto

Launching Website Desa Ngroto untuk mewujudkan smart village

(27/1/2022) Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) merupakan program pengganti KKN di Universitas Muhammadiyah Malang. Program ini ditujukan untuk mahasiswa agar mengetahui kehidupan bermasyarakat.

Advertisement

 

Kelompok 53 gelombang 18 yang beranggotakan lima (5) orang yaitu Asa Zukhal, Alvian Dwi Cahyono, Fachrizal, Tia Cahyani, dan Nora Gusti Salsabila menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Desa Ngroto Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dibawah bimbingan dosen pembimbing lapangan yaitu Ibu Nandy Agustin Syakarofath, S.Psi., M.A.

 

Advertisement

Dalam menyukseskan kegiatan PMM, kelompok 54 gelombang 18 menerapkan salah satu proker untuk membantu Desa Ngroto untuk mewujudkan desa mandiri/smart village.

 

Advertisement

Smart village adalah pengembangan desa yang berfokus dalam penerapan teknologi. Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih diharapkan desa bisa melakukan berbagai terobosan sehingga dapat dikatakan desa mandiri, ujar Halim Iskandar dalam keterangan tertulis, Senin (15/11/2021).

 

Pemerintah desa dituntut paham dalam bidang teknologi guna meningkatkan pelayanan. Maksudnya, pemerintah desa harus bisa berpikir kreatif di berbagai bidang dan memiliki pola pikir yang futuristik. Kemudian, pemerintah desa dituntut mampu menggunakan teknologi agar dapat berdaya saing global dalam meningkatkan kesejahteraan.

 

Salah satu program yang dijalankan adalah melakukan pengadaan website profil desa dengan tujuan mempermudah warga Desa Ngroto dalam mengakses informasi desa.

 

Tujuannya website ini akan berfungsi sebagai media promosi untuk menginformasikan desa, dan usaha selain itu kegiatan desa yang akan mencakup perkembangan kinerja, informasi kependudukan, yang dapat diakses oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun. Website juga dapat diakses 24 jam sehari seminggu, dan mungkin untuk layanan surat/kritik sesuai jam kerja perangkat desa.

 

Sehingga, dengan meleknya teknologi di Desa Ngroto diharapkan memenuhi kualifikasi smart village/desa mandiri. Selain itu website juga merupakan media public relation, marketing dan network partnership yang tepat untuk mengenalkan desa dan usaha desa.

 

Selain itu salah satu fitur yang akan memudahkan perangkat desa untuk mengelola website secara mandiri yakni, database yang akan membantu perangkat desa untuk melakukan input berita terbaru, informasi anggota desa, informasi jumlah warga dan lainnya.

 

Asa Zukhal selaku salah satu anggota program PMM UMM mengatakan, selama website dikelola dan dikembangkan maka data akan tetap aman. Seperti taat dalam perpanjangan hosting dan domain sehingga dengan adanya website desa, pengelolaan informasi dan berita akan dapat dilakukan atau diakses secara daring.

 

Pembuatan website desa dibantu oleh OpenSID dan penyerahan website juga telah dilaksanakan di balai desa Ngroto serta diterima baik oleh perangkat Desa Ngroto. 

 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Study in University of Muhammadiyah Malang, Traveller, Bookworm, Movie Addict

CLOSE