Bagi banyak orang, harta yang paling berharga dalam hidup adalah uang. Dengan uang kita akan dapat membeli apa pun sehingga tercapai kepuasan yang maksimal. Selain uang, jabatan juga sangat diimpikan dan kadang kita rela melakukan apa pun demi mendapatkan posisi yang lebih tinggi.

Terkadang orang yang mengejar kepuasan adalah orang-orang yang egois, mereka lebih memilih untuk mementingkan diri sendiri dari pada orang lain. Mereka merasa mampu untuk menyelesaikan semuanya dengan uang yang mereka miliki. Namun, saat mereka ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan uang, maka sengsaralah jiwa mereka.

Advertisement

Saat mereka butuh perhatian kasih sayang, uang tidak dapat memberikan semua itu. Karena uang bukan jaminan kebahagiaan. Sebenarnya, uang boleh melimpah tetapi bagaimanapun keluarga tetap menjadi kerinduan disaat lagi ditimpa musibah. Dan sesungguhnya, harta yang paling berharga dalam hidup kita adalah keluarga.

“Kenapa harus keluarga?” 

Jawabannya, karena keluarga lah tempat kita berlindung, dan kepada keluargalah tempat kita mencurahkan isi hati.

Memang kini kita sudah tumbuh dewasa dan mungkin terlalu sibuk mengurusi hal yang lebih menyenangkan di luar rumah. Kita lupa, bahwa ada orang tua yang juga butuh canda tawa dari kita. Kita lupa, bahwa merekalah yang senantiasa menghibur saat kita menangis di masa kecil dulu.

Advertisement

Kita lupa, bahwa mereka telah bersusah payah mencari kehidupan yang lebih baik demi menyelamatkan masa depan anak-anaknya. Dan seharusnya, jika kita telah seharian berada di luar rumah dan kemudian pulang untuk mencari perisitirahatan, jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua, yang membuat kita bisa hadir di dunia. Sebab, jika tanpa usaha mereka, kita tidak akan sampai sejauh ini bisa menjalani kehidupan. 

Maka selagi ada waktu, jangan hanya memberikan perhatian kepada orang lain, tapi lalai memberikan perhatian pada keluarga. Pastikan, setiap hari sebelum melakukan aktivitas, kedua orang tua kita dalam keadaan baik-baik saja. Dan buat kamu, yang masih memiliki keluarga yang lengkap sayangilah keluargamu sebelum mereka pergi meninggalkanmu dan cintailah keluargamu seperti kamu mencintai dirimu sendiri.

Dan jagalah keutuhan keluargamu. Karena keutuhan keluarga akan semakin kokoh manakala berdiri diatas pilar-pilar cinta yang kuat, dimana ada rasa kasih sayang antara anggota keluarga.

Aku selalu merasa bersyukur dan merasa bahagia hidup bersama keluarga kecilku, mereka adalah ibu, abang dan juga adikku. Meski tak sesempurna kehidupan keluarga orang lain yang telah memiliki segalanya, aku menganggap apa yang kumiliki lebih dari cukup. Walaupun kadang aku sedikit iri melihat temanku yang memiliki keluarga lengkap. Tapi, aku sadar diri. Kehidupan masing-masing orang itu berbeda dan sudah ditakdirkan oleh Tuhan. 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya