YOGYAKARTA, 6 NOVEMBER 2018 – Gemerlap tercipta, tak lupa dengan mahakarya Candi Borobudur menjadi latar belakangnya, yang mengiringi sang diva musik dunia naik ke atas singgasananya. Mariah Carey akhirnya dapat memenuhi kesan baiknya terhadap Indonesia, dengan membawakan karya-karya terbaiknya yang sangat spektakuler di atas panggung Himbara Borobudur Symphony 2018 – MARIAH CAREY Live In Concert, Selasa (6/11) di Taman Lumbini Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Indonesia.

"Hallo Indonesia," sapa sang diva kepada ribuan penggemarnya yang hadir memenuhi arena mega konser yang dipromotori oleh PT Taman Wisat Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko tersebut. Tak banyak berkata, penyanyi pemenang 5 Grammy Awards, 21 World Music Awards, 21 American Music Awards, dan 32 Billboard Music Awards tersebut langsung menyanyikan lagu berjudul "Fly Away". Riuh suara penonton semakin menjadi ketika penyanyi berusia 48 tahun ini menyertakan beberapa penari latarnya untuk menggambarkan isi lagu ke dalam bentuk gerak.

Advertisement

"Terima kasih," pungkas Mariah Carey dengan senyum yang terpancar di wajahnya. Tiba-tiba, suasana pun terasa sangat hangat kala hal itu terjadi. Seperti ada rindu yang baru saja terpenuhi antara Mariah Carey dengan ribuan penggemarnya. Dan penampilannya pun kembali dilanjutkan dengan dibawakannya "Honey" sebagai lagu kedua dalam konser yang dihadiri oleh pengunjung yang berasal dari berbagai negara di dunia itu.

Selain "Fly Away" dan "Honey", penyanyi yang mengawali karir profesionalnya di industri musik sejak akhir tahun 1980-an itu membawakan 16 karya terbaiknya yang lain. Yaitu, "Shake it Off", "Make it Happen", "Fantasy", "Always Be My Baby", "Love Takes Time", "Emotions", "Beautiful", "The Distance" dan lainnya, lalu ditutup dengan "Hero" yang menjadi klimaks penampilan Mariah Carey dalam konsernya yang mengundang banyak decak kagum tersebut.

Tama, salah satu pengunjung Himbara Borobudur Symphony 2018 – MARIAH CAREY Live In Concert asal Jakarta menuturkan, bahwa konser yang menunjuk Rajawali Indonesia Communication sebagai event consultant tersebut merupakan sebuah hal positif yang terjadi di Indonesia beberapa tahun terakhir ini. Sebab, jika biasanya konser-konser bertaraf internasional selalu terpusat di Jakarta, kini banyak gelaran musik besar dihelat di daerah.

Advertisement

"Seperti Borobudur Symphony ini yang mendatangkan Mariah Carey sebagai bintang dalam konser ini. Menurut saya ini sangat positif dan tidak terpusat di Jakarta pula. Hal ini bisa membuat Indonesia menjadi lebih mendunia dengan Borobudurnya. Saya senang sekali bisa menonton konser internasional di daerah, secara ekonomi ini menguntungkan perekonomian, sehingga menjadi merata. Saya berharap hal seperti ini terus terjadi, apalagi ada sinergi yang dilakukan oleh beberapa BUMN. Ini bagus sekali," jelas Tama.

Borobudur Symphony 2018 merupakan sebuah helatan musik bertaraf internasional yang pertama kali diperkenalkan di tahun 2018. Gelaran musik yang dipromotori oleh PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko menjadi hasil di mana proses kolaborasi dari dua mahakarya, yakni mahakarya Candi Borobudur sebagai World Heritage disandingkan mahakarya musik dari para pesohor dunia secara bersamaan dalam satu gelaran.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko, Edy Setijono memaparkan, HIMBARA Borobudur Symphony pertama yang merupakan sebuah bentuk sinergi antara BUMN berjalan dengan lancar. Mariah Carey dapat menyelesaikan konsernya dengan penuh suka cita, begitu pun dengan para penonton yang merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan oleh sang diva.

"HIMBARA Borobudur Symphony 2018 dengan lancar. Dan ini merupakan sebuah hasil dan bukti nyata dari sebuah sinergi bersama untuk mewujudkan satu tujuan, yaitu One Nation, One Vision, One Family to Excellence. Dan ini bisa terwujud dalam Himbara Borobudur Symphony 2018," tutur Edy sambil tersenyum.

Hal serupa diutarakan oleh CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi sebagai event consultant dari HIMBARA Borobudur Symphony 2018. Sebelumnya Anas sempat merasa gugup karena hujan deras turun sejak siang hari. Namun semua itu terpatahkan ketika kondisi alam sangat mendukung penampilan Mariah Carey sejak awal penampilan hingga sang diva menyelesaikan penampilannya.

"Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah kita rencanakan. Saya sempat gugup karena hujan terus turun sejak siang hari. Namun kegugupan saya itu pupus sudah ketika Mariah Carey dan timnya bisa melangsungkan penampilannya sampai selesai. Ini sangat luar biasa sekali," papar Anas.

Sementara itu, Project Director HIMBARA Borobudur Symphony 2018, Palwoto menambahkan bahwa antusias para penonton mega konser dari Mariah Carey di Candi Borobudur ini sangat besar. Setidaknya lebih dari 7.000 penonton yang berdatangan dari berbagai negara di dunia.

"Dan antusias yang sangat besar ini mudah-mudahan kembali terjadi untuk Borobudur Symphony selanjutnya. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para penonton yang sudah hadir pada hari ini," tutup Palwoto. (*)

Narasumber:

– Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boto: Edy Setijono (Promotor)

– Project Director Himbara Borobudur Symphony 2018: Palwoto

– CEO Rajawali Indonesia Communication: Anas Syahrul Alimi (Event Consultant)

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya