#HipweeDaebak-Emangnya Salah ya Suka Sama Musik K-Pop?

Kenapa sih banyak orang yang nggak suka kpop? Padahal kpop juga banyak membawa dampak positive loh bagi para penggemarnya. Menurut pengalaman ku sih, kenapa banyak orang yang nggak suka kpop? Karena mereka nggak kenal atau nggak tahu lebih dalam apa sebenarnya kpop itu, seperti apa dan bagaimana cara kerjanya. Mereka hanya tau dari mulut ke mulut tanpa berusaha nyari info sendiri.  Mereka hanya melihat secara kasat mata, tidak dengan mencari tahu seluk beluk dari apa yang sebenarnya terjadi dalam dunia kpop. Seperti kata pepatah “tak kenal maka tak sayang” mereka seharusnya mencari informasi lebih banyak mengenai Kpop atau K-drama, baru memutuskan Kpop itu baik atau tidak bagi dia sendiri.

Advertisement

Aku juga tahu dan ngerti banget malah, memang hobi atau kesukaan semua orang itu beda-beda. Seperti  di dalam lagu People August D alias Min Yoongi BTS yang liriknya tuh kayak gini  kaloau diterjemahin ke bahasa Indonesia “yang bagimu istimewa bagiku biasa saja dan yang bagiku istimewa bagimu biasa saja”. Dari kutipan lirik lagu itu kita jelas tahu kalau semua orang punya  idola  masing-masing mau itu ngefans sama penyanyi, politikus, grup band, film atau apapun itu.  Misalnya nih yah, kalo si A suka anime belum tentu si B juga suka terus kalo si B suka music western belum tentu si A bakalan suka juga.

Jadi pertanyaan yang mau aku ajuin, kenapa mereka yang nggak suka KPOP cenderung rusuh ngehate sana-sini? Bilang KPOP gini lah gitulah, sampai-sampai mereka ngehasut orang lain buat ikut ngehate juga. Padahal kan semua orang punya hobi masing-masing yang pastinya berbeda. Seharusnya mereka nggak ganggu hak orang lain buat suka sama apapun itu. Kpop juga banyak bawa dampak positive kok, jujur ini gue sendiri yang rasain.  

Mereka selalu bilang fans Kpop itu terlalu fanatik, saking ngefansnya sampe lupa waktu sampe gak bisa bedain mana dunia asli sama maya. Sebenernya yang namanya suka sama sesuatu memang nggak boleh berlebihan. Berlebihan di sini itu menyangkut semuanya bukan cuman Kpop aja. Nih yah gue kasih contoh, misalnya kalo ksmu cewe, kamu suka banget sama artis cowo barat, terus saking ngefansnya kamu nyampe lupa waktu, lupa makan, nggak ngerjain tugas sekolah sampai nggak pernah bantu kedua orang tua cuman gara-gara mantengin semua film, acara talk shownya  dan masih banyak lagi.

Advertisement

Sekarang aku tanya, berarti elo juga udah berlebihan terhadap sesuatu, bener kan. Di contoh ini kamu bukan penggemar Kpop melainkan fans yang lain. Kalau gitu, kamu juga berlebihan dong ngefans terhadap sesuatu. Artinya fans-fans musik atau artis barat pun bisa dikatakan fans fanatik kayak Kpop dan yang dicap penggemar fanatik seharusnya  bukan Kpop aja melainkan fans musik western juga termasuk. Sekarang kamu setuju nggak sama pemisalan yang dangkal kayak gitu?

Jadi menurut aku, soal berlebihan atau enggaknya terhadap sesuatu itu tergantung diri elo sendiri, YOUR SELF. Kalau kamu memang nggak bisa ngatur waktu sampe lupa sama dunia kamu yang asli berarti yang harus introspeksi tuh yah diri kamu sendiri bukan KPOP, WESTERN, ANIME, K-DRAMA, SINETRON-nya yang kamu  salahin. Kamu nggak bisa nge-judge sesuatu itu buruk tanpa kamu cari tahu dulu informasinya. Siapa tahu selama ini kamu juga termasuk ke dalam fans yang fanatik terhadap sesuatu cuman kamu nggak sadar aja karena terlalu sibuk nge-hate orang lain dan merasa diri kamu paling benar. Bener nggak?

Advertisement

 


Haters gonna hate

Players gon' play

Live a life, man, yeah

Ha, good luck
  (Mic Drop BTS)


Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE