#HipweeDaebak – Mengenal Celebrity Worship Syndrome, Obsesi Berlebihan pada Idola

obsesi pada idol korea


Celebrity Worship Syndrome (CWS) itu apa sih?  


Advertisement

Mungkin sebagian dari kalian ada yang baru tahu istilah CWS ini. CWS adalah perilaku obsesif & adiktif terhadap selebritas dan segala sesuatu yang berhubungan dengan artis tersebut, tak terkecuali kehidupan pribadinya (Griffiths, 2012). 

Singkatnya, CWS itu ketika kita terlalu memuja selebritas secara berlebihan sehingga mengarah atau berdampak ke fanatisme.Seperti kasus yang pernah dialami oleh penyanyi Selena Gomez saat dia masih berkencan dengan Justin Bieber, dia mendapat ancaman pembunuhan dari fansnya Justin Bieber. CWS ini umumnya dialami remaja dan orang dewasa. Bahkan anak-anak juga bisa ngalamin hal ini, misalnya anak-anak yang terlalu mengidolakan tokoh-tokoh game, film animasi dsb.


Kok bisa sih ngalamin Celebrity Worship Syndrome?


Advertisement

Pastinya karena ada ketertarikan berlebih pada sosok selebritas, apalagi idol Korea yang visualnya mampu menggoyahkan iman. Dan biasanya sih kawula muda penyandang status jomblo yang kesepian dan merasa hampa dalam hidup juga rentan mengalami hal ini. Oleh karena itu banyak idol Korea atau sering dijadiin sebagai óbjek' pelarian.

Nah berikut level-level Celebrity Worship Syndrome yang pernah ada:

Advertisement


  • Level rendah atau entertainment-social. Ini yang paling sering atau umum ditemukan. Kata lainnya sih level KEPO-PERS. Saya juga pernah mengalami ini, pada saat pertama kenal Kpop dari drama My Girl yang jalan ceritanya menarik banget kadang bikin nangis, ketawa, pokoknya jalan ceritanya yang jatuh bangun tapi nggak ngebosenin. Dan dari situ mulai kepoin Lee Dong Wook, Lee Jun Gi, Lee Da Hae, terus jadi seneng banget kalau ada yang ngomongin drama itu juga.

  • Level sedang atau inintense-personal. Mulai suka halu, bahkan jadi halu tingkat dewa. Misalnya nih, kamu halu jadi istrinya Jungkook, merasa kalau kamu dekat sama dia, tiap hari mikirin dia, mau ngapain juga mikirin dia, terus kamu juga cemburu kalau ada yang ngaku-ngaku jadi pacarnya Jungkook.

  • Level tinggi atau pathological-borderline. Obsesi atau bahkan delusif secara berlebihan terhadap artis / selebritas, kalau artisnya stress mereka juga ikutan stress / frustasi, suka menghabiskan uang buat beli barang-barang yang berhubungan dengan artis itu, dan mereka rela melakukan apapun demi artis kesayangannya.

CWS ini cukup berbahaya apalagi jika udah tak terkontrol. Namun salahkah kita jika ingin mengidolakan idol Korea? Nggak juga, selama itu nggak berlebihan dan buat kalian jadi lalai atau lupa sama kewajiban-kewajiban kalian. Jangan sampai karena keasyikan mengidolakan atau membuat episode-episode halu di kepala. Karena akibatnya kalian jadi sering bergadang, jadi jarang belajar dan soal ibadah juga sering terganggu. 

Apalagi di era new normal ini kita harus lebih produktif karena banyak kegiatan yang work from home pasti bakal buat kita jenuh. Jadi nggak ada salahnya mengidolakan atau maraton drama Korea, yang penting ada batasannya karena bukan cuma kesehatan fisik yang harus kita jaga tapi kesehatan mental juga sangat penting.

So, last but not least, jadikan idola kalian sebagai sumber motivasi, ambil sisi baiknya dan buang sisi buruknya. Dan tetap jaga kesehatan ya chingu, jangan lupa pakai masker, dan selalu cuci tangan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE