Luka sekujur tubuh

Biru membekas,

Advertisement

Apakah ada kenangan yang terlintas ?

Tangis yang deras,

Apakah mampu tetes airmata, membuat lembut hatimu yang keras ?

Advertisement

.

Kau bilang bahwa kau mencintaiku dengan setia,

Lantas mengapa kau hadirkan tiga di antara dua ?

Untuk sebuah rasa yang tak setara,

Apakah bisa kau lihat seberapa dalam dirimu kucinta ?

.

Dengarlah kekasih,

Meski luka disekujur tubuh bisa sembuh,

Tak akan mampu membuat hati ini kembali utuh.

(Karina Wahyuni Agustine – @krnwa)

Aku pernah

Aku pernah menatapmu utuh,

Tersenyum meski dalamnya rapuh.

Karena kau adalah butuh.

.

Aku pernah berjalan lurus ke arahmu,

Dengan yakin tanpa ragu.

Karena cinta nyata, adanya berupa kamu.

.

Aku pernah mencoba bertahan,

Meski akhirnya aku lepaskan.

Karena ada cinta yang tak lagi mampu kau genapkan.

(Karina Wahyuni Agustine – @krnwa)

Biar aku

Biar aku yang pergi,

Tak perlu langkahmu bergegas menjauhi,

Kini kita tak lagi saling memiliki

Kembali mengurus diri sendiri.

.

Jalan kita sudah bersimpang,

aku tak akan lagi mengekor di belakangmu sayang.

Aku juga tak akan menunggumu pulang.

.

Tak bisa kupaksa untuk terus ada, jika cinta kau bagi dua.

Kau urus saja dia, berilah bahagia.

Perihal luka memang untukku saja.

.

Kau sudah temukan rumah,

Bukan aku tapi dia-lah yang indah.

Semoga bukan lagi sekedar singgah.

(Karina Wahyuni Agustine – @krnwa)

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya