#PuisiHipwee Tak Ada Mawar Dalam Namamu

puisi motivasi

Tak Ada Mawar Dalam Namamu

Advertisement



    Seribu mahkota terperangkap dalam setangkaimu

    Seribu tangkaimu terperangkap dalam keindahanmu

    Seribu keindahanmu terperangkap dalam sanubarimu

Advertisement

    Seribu sanubarimu terperangkap dalam jengah nan masygul

    Ingatlah, saat itu.

Advertisement

    angin telah menerbangkan kumbang lupa akan namamu

    Saat itulah kau sendiri tiada arti

    pupus putik diam sendiri

    Kau tak akan bisa memilih nama lagi bagi namamu

    Karena lebah tak lagi memilihmu untuk kembali pulang karena

    Tiada lagi namamu: mawar di dalam namamu

    Kau seperti bunga-bunga yang lain

    yang mungkin tak ingin menjadi bunga

    karena memegang duri selama hidupnya

    mau tak mau harus hidup untuk sekian lamanya

    dan memilih mati jika tak ada lagi pilihan untuk kembali

    mekar, kau dalam durimu bukanlah lagi mawar yang dikenal

    kau cukup indah namun menyimpan duka yang tak terperi

    itu yang membuat namamu bukan lagi

    namamu, keindahanmu bukan lagi

    keindahanmu.

 

 Ada Waktu Mawar Berbahagia di Kebun Itu



    Ada waktu mawar berbahagia di kebun itu

    tiada ilalang tiada semak belukar

    tiada angin tiada air langit yang akan membusukkan batang

    dan menjatuhkan ibu mahkota yang elok

    tiada lagi yang menepis lagi tetesan-tetesan air langit

    masuk ke mulut duri dan tumpul karena ganjil jumlahnya

    tiada lagi yang menggoyahkan akar

    tiada lagi yang meruntuhkan bapak daun

    yang menjadi tulang punggung bunga

    menghalau sinar surya pada hijau daun untuk lekas bekerja

    "izinkan kami bahagia sejenak, melihat kembali kupu-kupur berwarna,

    yang mengipasi kami yang kepanasan dengan sayapnya, dan

    kami ingin mendengar sedikit sendau gurau datangnya musim salju

    yang lampau, yang menyiksa"

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang Guru Bahasa Indonesia yang mencoba terus untuk berkembang, penjual buku, dan melayani jasa agen naskah.

CLOSE