Britania Raya (Great Britain), yang lebih dikenal dengan United Kingdom (UK) merupakan negara kepulauan yang terletak di laut lepas pantai barat laut benua Eropa. Negara ini terdiri atas empat negara yang berada di dalam kedaulatan Britania Raya; Inggris, Irlandia Utara, Skotlandia, dan Wales. Banyak yang menarik dari UK. Tak heran jika banyak orang yang ingin bertandang ke negara ini.

Karena negara kepulauan, UK memiliki tanah yang subur dan pemandangan alam yang mempesona. Ada empat musim di UK, yiatu spring, summer, autumn, dan winter. Bagi yang ingin merasakan dinginnya salju dan melihat daun-daun berubah menjadi ‘bunga’ yang berwarna merah dan kuning, UK bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi.

Advertisement

UK memiliki budaya yang sangat terkenal di dunia, terutama seni musik dan seni rupa. Pusat kebudayaan yang terkenal terdapat di London. Di sana terdapat banyak bangunan kuno yang masih dipertahankan dan dirawat dengan baik, seperti The Victoria dan Albert Museum. Bangunan lain yang sangat terkenal seperti Big Ben, London eye, dan Buckingham Palace juga sangat menarik. Beberapa tempat di UK pernah menjadi latar berbagai film yang mendunia. Harry Potter misalnya. Pemerintah kemudian membangun Harry Potter Studio. Setiap harinya tempat ini ramai dikunjungi oleh para wisatawan dari berbagai negara.

Dan bagi pecinta olahraga, siapa yang tak kenal Liverpool, Arsenal dan Manchester United. Klub-klub sepakbola itu melahirkan pemain-pemain sepakbola yang hebat nan mendunia. Ketika di beberapa negara suara wanita tidak dianggap, di UK kekuasaan tertinggi negara justru ada pada ratu.


Berbagai hal mengenai kerajaan juga sangat menarik perhatian. Dari tradisi kerajaan, penjaga istana sampai taksi ‘Black Cabs’ yang unik. Tentu kita masih ingat, betapa fenomenalnya Lady Diana sampai sekarang. Dan betapa gantengnya Pangeran Charles, membuat para wanita jatuh hati, terpesona.


Advertisement

Ada event bergengsi yang digelar setiap tahunnya oleh kerajaan Inggris. Yaitu Royal Ascot, sebuah pertandingan berkuda bagi keluarga kerajaan dan kalangan bangsawan. Kabarnya, Royal Ascot menjadi pertandingan favorit Ratu Elizabeth II. Ia tak pernah absen menyaksikannya setiap tahun.

Royal Ascot sudah diselenggarakan sejak 11 Agustus 1711. Peserta balapannya datang dari seluruh dunia yang disponsori oleh orang-orang kaya. Mereka berkompetisi di hadapan keluarga kerajaan Inggris, tamu-tamu undangan khusus dan para penonton yang mampu membeli tiketnya. Jumlah penonton Royal Ascot mencapai ribuan dan kini, pemerintah Inggris menjadikan Royal Ascot sebagai wisata terbuka untuk umum. Untuk menonton, cukup membeli tiket seharga GBP 46 atau sekitar Rp.791.000 untuk hari biasa dan GBP 191 atau setara dengan Rp.3,2 juta di hari ketiga. Namun, jangan harap bisa duduk sembarangan. Beberapa tribun hanya bisa ditempati oleh keturunan bangsawan Inggris. Semakin depan tempatnya, semakin tinggi stratanya.

Hal yang menarik dari turnamen ini adalah pameran fashion dari para penonton. Kalau kita berpikir menonton balapan kuda hanya bisa mengenakan baju casual seperti kaos dan kemeja yang dipadukan dengan jeans, itu salah. Kenapa? Karena penonton harus mematuhi aturan busana yang telah ditetapkan, seperti wanita harus menggunakan pakaian formal yang sopan dan menggunakan topi. Selama lima hari race, para bangsawan, tak terkecuali dengan keluarga kerajaan, datang dengan pakaian yang bagus-bagus. Royal Ascot bak fashion runway yang glamor dan berkelas. Kini, Royal Ascot menjadi ajang aktualisasi serta show off kreativitas dan fashion taste sekaligus momentum untuk menegaskan strata sosial.

Pada hari ketiga, Ascot Racecourse – lintasan balap kuda legendaris di Ascot, Berkshire, Inggiris – didominiasi oleh sekelompok perempuan elite inggris. Sehingga disebut sebagai ladies day. Mereka menggunakan gaun cocktail dan topi couture. Tak heran jika ada yang mengatakan perempuan elite di Inggris menyimpan baju dan topi terbaik mereka untuk Royal Ascot.


Ada peraturan aneh yang tertulis untuk pengunjung, jangan gunakan topi atau pakaian yang sama setiap hari. Ratu Elizabeth II pernah dikiritik oleh media karena menggunakan warna topi yang sama selama dua hari.


Bagaimana dengan kostum para lelaki? Biasanya mereka mengenakan kostum tuksedo dan top hat. Walau begitu, dalam beberapa tahun terakhir, tren mode di Royal Ascot terus berkembang mengikuti zaman. Gaun cocktail kini berganti dengan strapless dan rok mini yang seksi. Laki-laki mengganti tuksedo dengan jas yang dipadukan dengan dasi.

Yang jelas, Royal Ascot bukan lagi sekedar tradisi yang terjaga, melainkan pesta kostum bagi masyarakat dunia. Perancang busana Indonesia, Deden Siswanto, bahkan mengikuti perkembangan busana yang muncul di Royal Ascot sejak 2005 sebagai salah satu referensinya. So, bagi yang suka dengan fashion dan ingin melihat bagaimana gaya berpakaian keluarga kerajaan dan bangsawan Inggris terkini, ayo ke UK untuk datang ke acara ini. Siapa tahu kamu dapat ide berbusana yang bisa kamu pakai untuk berbagai acara seperti pesta :)

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya