Teruntukmu, lelaki yang sedang kubahagiakan, semoga kelak akan menjadi bersama. Berjalan bersama, bernafas bersama dan menua bersama. Ada satu hal yang tak sempat ku katakan padamu, setidaknya kau harus mengetahuinya terlebih dahulu.

"Aku merasa berbeda saat bersama mu, ragaku merasa terlengkapi."

Dengan mu aku sempurna, bersamamu aku merasa ada dan didekatmu, dunia ku berwarna. Itulah yang harus kau ketahui, aku mencintaimu seperti pemanah angin, takkan kubiarkan busur ku melukai jiwamu, takkan ku biarkan tandukku membuatmu marah. ada hal yang tak bisa ku jelaskan saat bersama mu, semua hanya bisa ku rasakan begitu saya. Cara mu memanjakanku membuat ku yakin, bahwa saat bersamamu aku merasa lengkap dan semua kekuranganku tertutupi.

"Kamu, alasan ku ingin menghirup udara setiap hari dan kamu alasan ku ingin menikmati mentari setiap pagi."

Ku harap semua semoga yang ku katakan pada Tuhan akan segera menjadi kenyataan. Semoga kau selalu sehat, semoga kau selalu berbahagia dan semoga kau selalu bersamaku.

Advertisement

"Dering telvon membuat ku ingin menjalani semua aktifitas ini tanpa merasa lelah."

Setiap getar ponsel ku selalu ku berharap itu kamu, dengan malu-malu ku sentuk gambar telepon berwarna hijau dan ku tahan lalu ku geser ke kanan.

"Haloo,, semangat ngantornya"
"Hy.. iya, terimakasi sayang sudah menyempatkan waktu untuk menelfonku"
"Maaf sayang, aku ngga bisa lama, soalnya ada tugas kantor yang harus aku selesaikan."
"Oke, gapapa kok"
"Yuadah kalo gitu, ntar aku jemput deh, I love you, bye"
"Bye, love u too"

Hanya orang-orang sederhanya yang bisa merubah sesuatu yang biasa menjadi sangat extraordinary.