Hubungan jarak jauh alias long distance relationship nggak mudah dijalani oleh semua pasangan. Ada yang merasa terbebani, pengen ketemu setiap hari, khawatir pasangan pindah ke lain hati, dan lain – lain. Well, itu semua hanyalah bentuk ketidaksiapan dari ego dalam diri. Belajar menerima keadaan dan berusaha memahami satu sama lain tentu lebih memudahkan terjalinnya suatu hubungan dengan adanya jarak sebagai jeda.

Memaknai sebuah jarak nggak terbatas soal ruang dan waktu. Raga bisa terpisahkan, namun hati nggak bisa dipisahkan. Jarak mengajarkan untuk saling menjaga hati dan menjaga kepercayaan yang wajib dipupuk dan disirami setiap hari demi kelanggengan suatu hubungan. Manusia adalah tempat salah dan lupa. Ketika suatu waktu godaan datang menghampiri, ingatlah bahwa ada hati yang harus dijaga, ada seseorang yang selalu setia menunggu hingga waktu berbaik hati untuk mengizinkan bertemu. Selalu bayangkan bahwa apa yang disemai akan sebanding dengan apa yang diperoleh. Jika diri tetap menjaga, maka yang disana juga senantiasa menjaga.

Advertisement

Lama tak kunjung berjumpa membuat setiap perjumpaan yang terjadi menjadi lebih berarti. Ada rasa tak sabar hinggap dalam diri menanti sang pujaan hati. Pastinya juga lebih menghargai waktu yang diberi meski hanya sebentar saja. Selalu berusaha untuk menggunakan waktu dengan sebaik – baiknya, tanpa melewatkan kesempatan yang nggak akan datang dua kali. Waktu menjadi sangat bernilai dan penting untuk dibagi. Menjadi sebuah keharusan untuk bisa menyisihkan waktu untuk pasangan.

Jarak mengajarkan diri menjadi lebih mandiri. Melakukan segala hal secara sendiri, tanpa meminta bantuan pasangan. Jadi membiasakan diri untuk nggak selalu bergantung pada pasangan. Walau waktu yang dimiliki bersama pasangan nggak banyak, masih banyak waktu yang bisa digunakan untuk lebih mengembangkan kualitas diri, upgrade skill, me time yang leluasa, dan berkumpul dengan orang – orang tercinta, misalnya sahabat dan keluarga.

Hubungan jarak jauh memberikan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa dalam menyikapi berbagai persoalan yang menimpa, menekan keegoisan diri, serta memupuk rasa ketulusan dari lubuk hati terdalam. Tak lupa ada komitmen yang telah disepakati bersama dalam suatu hubungan. Bagaimana tetap mempertahankan komitmen meski jarak menjadi jeda diantara dua insan yang saling mencinta. Masing – masing menaruh harapan besar demi keberhasilan hubungan jarak jauh yang dibina. Untuk itulah kelancaran komunikasi juga harus dinomorsatukan sebagai alat penyalur rindu yang menggebu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya