Jatuh memang sakit dikala kaki sedang baru belajar tumbuh. Akan tetapi, kapan kamu akan belajar berjalan jika kau sudah takut akan jatuh, jatuh memang sakit, akan tetapi apa artinya sakit jika kita akan merasa lebih kuat jika nanti berhasil berdiri?

Memang sih, jatuh akan menimbulkan luka. Maka dari itu ingatlah luka itu, supaya kamu jangan bodoh untuk membuat luka yang sama. Apa lagi di tempat yang sama, itu bodoh sekali namanya. Luka yang ada memang bisa mengering dan sirna, tapi bekasnya akan ada pada diri kita, apa lagi ingatan kita, kita ini bukan koi yang ingat cuma tiga detik saja, kita adalah manusia yang ingatanya ber-tera-tera, jadi sebisalah kau jangan sampai terjatuh kepada hal yang sama, apa lagi membuat luka di tempat yang sama, kuingatkan, itu bodoh sekali namanya. Bodoh.

Advertisement

Jangan jatuh ke dalam hal buruk yang sama pada setiap periode yang tertata, itu tolol namanya. Kuingatkan lagi, itu tolol namanya. Memang sih dalam godaannya, hal buruk itu membutakan mata agar kita meraihnya, tapi lupa, kita bukan Tom dan Jery yang anti gravitasi selama tak melihat ke bawah, kau mencoba meraih hal buruk itu tapi lupa, kau tak punya pijakan, jika kau sekali jatuh, ya kau akan langsung saja jatuh dengan kecepatan yang berbeda tapi aku yakin akan menimbulkan efek yang sama, sakit efeknya, untung-untung kalau tak luka. Jadi hati-hati kalau memilih hal yang akan diraih, agar tak tolol, dan tak bodoh.

Ada hal yang membuatmu jatuh tapi tak sakit, cinta namanya. Jika kau tersandung dia, kau akan jatuh, empuk jatuhnya, nikmat jatuhnya, indah sekali gaya kau terjatuh, dan segalanya yang baik akan tertimpa padamu. Tapi menurut penelitian, kalau kamu terjatuh karena cinta, otakmu berhenti bekerja, maka dari itu kamu bisa jadi bodoh dan dan dimanfaatkan oleh si dia yang memberi cinta, harapan palsu misalnya, janji nanti seatap misalnya. Bukan aku tak percaya cinta, aku tak peduli dengan asmara, cuma aku mengingatkan, jika kau akan menjatuhkan tubuhmu oleh karena cinta, cobalah kamu sortir dulu cinta yang masuk ke dalam jalan hidupmu, jika kamu akan jatuh pada yang baik dan benar menurutmu, kuingatkan sekali ini, jatuhkan tubuhmu sejatuh-jatuhnya jatuh. Maka kau akan merasakan gila segila-gilanya gila dan nikmat senikmat-nikmatnya nikmat yang akan kau rasa. Jika sudah begitu, hati-hati dan jagalah apa yang kau rasakan, jangan kau sia-siakan.

Jika kamu menyia-nyiakan atau apesnya kau salah jatuh karena cinta dengan gaya yang jatuh sejatuh-jatuhnya jatuh, maka ya maaf saja, kau akan merasa sakit yang tak berdarah tapi bisa membuat kau mati tak bertulang. Remuk rasanya, runtuh rasanya, lepas rasanya sendi yang kau punya. Bahaya pokonkya, melebihi bom nuklir yang dijatuhkan di Jepang berpuluh tahun silam, karena akan berefek selama kamu hidup dan menjalani hidupmu selanjutnya jika kau terlalu terseok dengan sakitnya jatuh karena cinta.

Advertisement

Seperti pada awal tadi, kalau kau berani jatuh cinta, maka saat kau terjerumus jurang gelapnya cinta, maka kau harus berani bangkit, memang akan luka parah, luka menembus dada, tapi akan tertutup dan kering walau berbekas, dan dari luka yang kau dapati, Tuhan pasti berharap agar kau tak jatuh pada model pemberi cinta yang sama. Hidup harus berjalan, walau kau ini sakit, Tuhan tak peduli, karena kau yang memutuskan untuk jatuh karena cinta, bukan Tuhan, Ia hanya memberikan pilihan dan kau yang mengusahakan. Jika dalam usahamu baik, pasti akan baik-baik saja, jika buruk ya akan buruk. Cuma soal bagaimana kau berusaha untuk terjatuh karena cinta.

Untuk bangkit, dari segala jenis jatuh yang ada dalam dunia ini, cuma satu kuncinya, milikilah pola pikir kalau jatuh bukan berarti kau runtuh, tapi kau akan semakin utuh hidupmu karena jatuh itu akan membuatmu hidup lebih kuat dan utuh, tapi jangan lupa juga sih, saat jatuh kau dengarkan apa yang dikatakan Tuhan kepadamu untuk datang saat kau membutuhkan balutan untuk menembel luka, bukan saat kau jatuh karena cinta saja kau berterima kasih bawasanya kau dikirimkan bidadari dari surga, atau apalah itu yang baik baru kau ingat Tuhanmu. Karena pada dasarnya, Tuhan yang memberi pilihan jalan, jika kau terjatuh di jalan yang diberikan-Nya apa lagi jalan yang didekat-Nya maka aku yakin, kau akan dibopong untuk menyusuri jalan itu sampai pada tujuanmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya