“Mendung Pun Belum Tentu Hujan.”

Merasakan cinta memanglah hal yang lumrah. Namun lihatlah banyak dari mereka yang salah mengartikannya. Bagiku lumrah dalam hal cinta adalah saat kita melihat sisi positif dalam kelumrahan itu.

Advertisement

Aku mengenal nya tanpa tahu kenapa harus mengenal. Sama hal nya ketika aku harus bersedih meski pun sebenar nya aku sedang mencintai. Tuhan menciptakan hati agar kita mampu untuk memilih. Namun setiap orang pastilah memiliki pilihan yang mereka anggap terbaik didalam hidupnya dan dalam cintanya.

Dia hadir dalam hidup ku yang hampa, menjelma menjadi hujan. Dimana setiap aromanya membawakan ku pada sebuah rasa, dan mungkin hingga kini rasa itu tetap sama.

Pepatah mengatakan bertepuk namun sebelah, menggapai namun tak sampai, dan berakhir saat kau mengucapkan jika mendung hujan pun belum tentu akan turun. Dalam artian mencintai pun belum tentu akan dicintai, mengharapkan namun belum tentu akan memiliki. Terkadang apa yang ada membuat kita serba salah. Di sisi lain hati mengatakan jika memang dia ada untuk kita, namun sesungguhnya dia hanyalah milik seseorang yang mungkin hingga saat ini masih ia cari, sayangnya bukan diri ini.

Advertisement

Jujur hal-hal yang berbau seperti itu memang menyakitkan, bahkan jauh sangat menyakitkan. Ku harap kalian mengerti, agar tidak terlalu mudah mencintai. Aku tidak mengatakan jika mencintai itu sakit. Tapi aku ingin mengatakan jika hal yang telah membuat kita merasakan sakit adalah bagaimana cara kita dalam mencintai sesuatu.

Hati itu mudah patah, terkadang bukan hanya patah. Remuk pun bisa. Saat itu terjadi dia tidak akan bisa kembali seperti semula. Sungguh aku berkata cinta itu bukan lah hal yang mudah, karena cinta bukan hanya sekedar mengatakan aku jatuh cinta. Bagi ku cinta adalah sebuah hal yang sakral karena melalui nya kita akan bercermin, bagaimana hati kita berfungsi. Cinta telah mengajarkan ku untuk mengikhlas kan, bukan hanya untuk setiap pengorbanan yang telah di lakukan. Namun juga untuk setiap rasa yang pernah bersarang di dalam nya. Aku tidak tahu bagaimana aku bisa bertahan setelah ini, tapi perlahan aku melihat titik itu. Titik dimana aku melihat sebuah tanda, bahwa Tuhan memberikan yang terbaik bagi manusia. Jika selalu ada alasan di dalam setiap hal, termasuk cinta dan hal yang membuat nya terluka.

Aku ingat bagaimana aku kembali berdiri setelah terjatuh karena rasa sakit nya. Caranya mudah. Jadilah seperti balita, karena saat itulah kau akan kembali ingat bagaimana cara sampai akhinya setiap makhluk di dunia bisa merangkak, berdiri, kemudian berjalan. Berjalan sesuai dengan alur kehidupan. Sebuah alur yang nanti nya akan membawa mu menemukan arti-arti cinta yang lainya. Ku ulurkan tangan ku, gapailah! mari memulai bersama ku dari semula. Karena bagi ku masalalu adalah hal yang tetap layak untuk di kenang, namun tidak untuk di jadikan sebuah ratapan penuh ke egoisan. Karena di masa depan Tuhan telah mempersiapkan segalanya, termasuk cinta.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya