Kasih Sayang Nggak Melulu Tentang Aku dan Kamu, Tapi Bisa Tentang Aku dan Alam

Aku, kamu dan alam

Bentuk kasih sayang tidak hanya sebatas perasaan cinta kepada mas pacar. ada hati lain yang perlu kita cintai selain mereka. Kasih sayang kepada alam contohnya, mungkin yang satu ini tanpa sadar sering kita abaikan padahal alampun juga punya perasaan cemburu. Bencana banjir dan tanah longsor adalah salah satu bentuk kecemburuan alam terhadap manusia yang abai terhadapnya.

Advertisement


alam adalah bagian penting dalam kehidupan manusia oksigen, tumbuhan dan air adalah salah satu kebutuhan yang bilamana tidak lagi disediakan alam maka apa dayalah kita. Pernah mendengan pepatah Jagalah alam, maka alam akan menjagamu. Coba renungkan pepatah tersebut, akankah kita bisa memulainya dari sekarang ? 


mumpung hari ini masih hangat-hangatnya dengan nuansa valentine, dimana banyak pasangan merayakan hari kasih sayang ini dengan saling bertukar kado, memberikan coklat dan bunga. Bagaimana kalau kita buat berbeda, yaitu dengan berkontribusi untuk mencintai alam, tidak perlu muluk-muluk kita bisa melakukanya dengan hal yang paling sederhana.

Buang kebiasaan menggunakan kantong plastik untuk belanja, ganti dengan tas ramah lingkungan yang kamu bawa sendiri dari rumah

Advertisement

Ini menjadi kebiasaan yang bisa dikatakan akan sulit untuk dilakukan. yang kita tau kantong plastik sering sekali kita temui di pasar, toko, mall dan lain sebagainya hampir semua tempat menyediakan kantong plastik. Padahal butuh waktu puluhan bahkan ratusan tahun agar sampah plastik bisa terurai. Hal ini akan menyebabkan sampah menumpuk dan dapat mencemari ekosistem alam.

sebagian besar orang akan menganggap menggunakan tas akan merepotkan, belum lagi jika barang belanjaan yang banyak, kadang dengan tas yang dibawa dari rumah tidapat memuat seluruh barang belanjaan. Saya awalnya juga seperti itu, namun kembali lagi kalau dipikir-pikir kontribusi kita terhadap alam masih sangat minim maka dengan memulai dari hal sederhana ini kita harus bisa memulai.

Advertisement

Kategorikan pemilahan sampah rumah tangga, yaitu antara sampah organik dan anorganik

Apabila proses mengolah sampah ini dapat kita lakukan di rumah artinya kita turut berkontribusi dalam memelihara alam. Kita hanya perlu menyiapkan dua tempat sampah, satu tempat gunakan untuk sampah kering, seperti plastik kemasan, botol, sterofom dan lain sebagainya. Satu tempat lain gunakan untuk kategori sampah basah, seperti sampah dapur dari sisa makanan, sayuran dan kulit buah-buahan. 

Untuk sampah kering seperti botol bisa kita daur ulang menjadi sesuatu yang dapat digunakan seperti media tanam, pot. Agar kebiasaan memilah sampah ini dapat berjalan seterusnya maka dapat dilakukan dengan melibatkan seluruh anggota keluarga, ajak mereka untuk bertanggung jawab dalam memilah sampahnya sendiri.

Bercocok tanam di sekitaran lingkungan tempat tinggal

Ini merupakan tren yang belakangan digemari oleh banyak orang. Selain ntuk mempercantik tampilan halaman rumah, tanaman yang kita tanam dapat menghasilkan oksigen yang baik sehingga udara disekitar akan terasa lebih sejuk. Bercocok tanam ini bisa kita katakan sebagai reboisasi kecil-kecilan.

Apabila kita memang belum bisa melakukan perubahan besar dalam menjaga alam, setidaknya kita bisa memulainya dengan hal-hal kecil seperti diatas. Ajak pula orang disekitar untuk turut andil dalam mencintai dan melindungi alam, dengan begitu akan tercipta lingkungan yang bersih dan ekosisten akan terjaga.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Aku adalah mahasiswa jurusan Pendidikan IPS di salah satu Universitas Islam di kota Malang. Mulai suka menulis ketika di bangku kelas 11 SMA. Akhir-akhir ini lagi berusaha ngembangin skill menulis agar tulisan bisa jadi lebih bagus dan berbobot.

CLOSE