Apa yang terpikir olehmu kalau melihat teman seumuran yang jika membalik halaman buku atau menghitung uang harus menjilat jari dulu? Beberapa orang mungkin tidak akan menaruh perhatian pada kebiasaan tersebut, namun bagi mereka yang terbiasa hidup higienis akan otomatis berkata ‘ishhh’.

Perlu diketahui bahwa kebiasaan menjilat jari sebelum membalik halaman buku atau menghitung uang tidak hanya terjadi di Indonesia. Di luar negeri kebiasaan ini dikenal dengan istilah “licking fingers when shuffling papers”. Kebiasaan ini tidak hanya dilakukan oleh orang tua, anak muda pun bisa saja tertangkap basah melakukannya. Nah, apa saja fakta lain dari kebiasaan ini?

Advertisement

1.Walaupun dengan alasan kesehatan, beberapa orang tetap tidak bisa move on dari kebiasaan ini.

Seperti yang kita ketahui, kuman atau sumber penyakit salah satunya bisa masuk ke tubuh kita lewat mulut. Ketika kita menjilat jari berkali-kali sambil membaca buku atau menghitung uang, berarti sudah terjadi perpindahan kuman atau sumber penyakit dari buku atau uang ke mulut kita dengan perantara air liur. Dampaknya bisa jadi menyebabkan infeksi pada mulut atau kerongkongan. Namun, alasan kesehatan ini tampaknya belum mampu menyingkirkan kebiasaan ini dari hidup sebagian orang. Buktinya masih saja bisa kita temukan beberapa orang dengan kebiasaan ini di sekitar kita.

2.Kasihan, nasib lembaran buku dan uangmu akan mengenaskan!

Advertisement

Saking seringnya terpapar dengan air liur, lembaran buku dan uang akan menjadi lembab. Perubahan yang akan terlihat adalah adanya bercak basah disertai lipatan kecil di sisi tertentu. Jika hal ini terus terjadi pada lembaran yang sama, bayangkan betapa lembabnya kertas itu dan hitunglah berapa lama kertas-kertas itu akan bertahan. Di samping itu, aroma air liur pada kertas biasanya akan sangat menyengat. Bayangkan jika si pembaca buku belum menggosok giginya dan terus membaca dengan kebiasaan menjilat jari sebelum mebalik halaman buku! Lembab dan aroma menyengat khas air liur, itulah nasib lembaran buku dan uangmu.

3.Kebiasaan ini melahirkan produk Finger Wet Sponge.

Pernah melihat produk ini di kantoran? Atau di bank? Atau di kasir swalayan? Itu lhoo, produk yang biasanya berbentuk bundar berisi spon basah yang akan ditekan-tekan menggunakan jari oleh pemakainya sebelum menghitung uang. Produk ini menggantikan peran dari ar liur untuk melembabkan jari. Dirancang khusus untuk memudahkan mereka yang punya kebiasaan melembabkan jari sebelum membalik kertas atau menghitung uang. Tidak etis kan kalau di depan orang banyak tetap mempertahankan kebiasaan menjilat jari.

Nah, kalau diingat-ingat lagi, kamu pernah melakukan kebiasaan ini tidak? Kalau pernah, coba pikir ulang ya… Semoga bermanfaat.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya