Merokok mungkin sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang, laki-laki maupun perempuan. Rokok memang menjadi salah satu penyumbang dana terbesar bagi negara Indonesia. Tidak hanya di kalangan orang dewasa, di kalangan remaja pun sudah biasa ditemui perokok aktif. Hal yang menjadi masalah adalah ketika para perokok aktif ini merokok di tempat umum yang tidak seharusnya.

Banyak keluhan yang dirasakan bagi mereka yang tidak merokok atau biasa disebut sebagai perokok pasif. Para perokok pasif ini memang secara langsung tidak menelan atau menghirup asap rokok akan tetapi mereka menghirup asap rokok yang dihasilkan oleh para perokok aktif. Kurangnya kesadaran dan bahaya merokok di tempat umum serta kurangnya fasilitas yang disediakan menjadi salah satu penyebab banya orang yang merokok disembarang tempat.

Advertisement

Di Indonesia masih banyak orang merokok di tempat umum salah satunya seperti di halte, dimana tempat tersebut dipakai oleh masyarakat dari berbagai kalangan mulai dari balita hingga lansia. Bisa dibayangkan jika seorang perokok aktif merokok di tempat tersebut dan asap yang mereka hasilkan dihirup oleh balita hingga lansia yang berada di sekitar mereka.  Hal tersebut tentu sangat merugikan bagi para perokok pasif, mulai dari menimbulkan batuk, sesak nafas hingga gangguan pernapasan lainnya. Terlepas dari itu semua, hal tersebut tidak sepenuhnya kesalahan dari para perokok.


Merokok di tempat umum disebabkan karena kurangnya kenyamanan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah seperti smoking area.


Kurangnya fasilitas tersebut juga membatasi hak merokok bagi kaum perokok aktif, disaat orang yang berada disekitarnya tidak nyaman terhadap asap yang dihasilkan oleh rokok tersebut. Merokok sendiri memang merupakan hak dan urusan pribadi setiap orang, akan tetapi dapat menjadi masalah apabila hal tersebut sudah merugikan pihak lain. Selain mengganggu orang lain, asap yang dihasilkan dari rokok juga termasuk salah satu sumber yang dapat mencemari lingkungan walaupun tidak sebesar asap yang dihasilkan oleh kendaraan dan pabrik-pabrik.

Advertisement

Pemerintah memang sudah berusaha untuk menyediakan tempat merokok bagi para perokok, tetapi hal tersebut dinilai kurang. Sedikitnya dan tidak nyamannya tempat yang disediakan oleh pemerintah bagi para perokok aktif. Pemerintah sendiri mungkin harus memperbaiki sarana merokok dan meningkatkan kenyamanannya serta mengingatkan kepada masyarakat agar merokok pada tempat yang sudah disediakan.

Hal lain yang sudah dilakukan pemerintah dalam hal mengingatkan bahaya merokok adalah seperti bungkus rokok yang sudah menggambarkan hal-hal yang diakibatkan oleh asap rokok. Berbagai penyakit sudah ada dan digambarkan pada bungkus rokok yang berdedar dimasyarakat. Mengingatkan perokok akan bahaya yang ditimbulkan akibat asap rokok bukan hanya tugas dari pemerintah saja, melainkan juga merupakan tugas dari kita sebagai makhluk sosial.

Pemerintah sudah melaksanakan kewajibannya kepada masyarakat, sekarang giliran kita juga untuk membantu pemerintah untuk memberitahu berbagai macam kerugian akibat rokok. Sebagai orang yang tidak merokok kita harus memberikan informasi yang mungkin tidak diketahui oleh para perokok aktif, maka dari itu kita perlu memberi wawasan kepada mereka karena pada akhirnya kita juga yang merasakan keuntungan dari hal tersebut.

Pemerintah dan masyarakat perlu memberi wawasan bahaya rokok mulai dari kalangan pelajar hingga orang dewasa karena saat ini sudah banyak kalangan pelajar dibawah umur yang menjadi perokok aktif. Para pelajar ini dengan mudah mendapatkan rokok di warung-warung padahal para penjual rokok seharusnya tidak boleh memberikan atau menjual rokok kepada anak dibawah umur karena sudah ada peraturan yang berlaku.

Kita sebagai masyarakat harus tegas dan berani untuk menegur para perokok yang merokok di tempat umum dan jangan takut untuk mengingatkan akan bahaya yang ditimbulkan oleh rokok. Cara lain yang dapat kita lakukan untuk menjaga diri sendiri adalah seperti menghindar jika ada yang merokok atau kita juga dapat menutup hidung dan mulut kita saat di sekitar kita ada yang sedang merokok.

Jika para perokok aktif tersebut tidak suka diingatkan, kita dapat memberi saran agar mereka membawa kantung plastik pada saat merokok lalu tampung asapnya atau mungkin asapnya dapat ditelan saja kembali agar tidak mengganggu lingkungan sekitarnya. Kesehatan kita adalah tanggung jawab kita masing-masing karena sehat itu mahal harganya jadi kita harus dapat menjaga diri kita sendiri, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya