Kegiatan Komunitas Sepeda Lipat di Magelang. Tetap Olahraga Sambil Patuhi Protokol Kesehatan

kegiatan komunitas sepeda lipat magelang

Virus Covid-19 tak kunjung usai, seluruh aktivitas juga belum pulih 100%. Meskipun Kota Magelang sudah memasuki dan menerapkan masa transisi new normal, tetapi masih ada pembatasan dan protokol kesehatan di berbagai tempat seperti tempat bekerja, mall, pabrik, sekolah, kampus, dan juga tempat wisata.

Advertisement

Dalam keadaan seperti ini, masyarakat  dari kalangan pelajar, pekerja, hingga  lainya  banyak yang melakukan work from home, artinya melakukan kegiatan dari rumah, baik dengan daring menggunakan jaringan internet maupun media online yang bisa dipakai untuk bertemu orang banyak lewat digital.

Kemudian para buruh kerja yang diliburkan masa kerjanya karena pandemi ini. Akhirnya mereka harus memikirkan dan melakukan apa kegiatan selanjutnya supaya tetap menghasilkan uang, demi kebutuhan sehari-harinya.

Berjalanya waktu, banyak masyarakat  yang mulai bosan dengan aktivitas di rumah. Namun kini banyak  yang mulai menyukai aktivitas outdoor yaitu berolahraga. Ada yang lari dan juga bersepeda. Tapi di desa kembangan yang terletak di Kabupaten Magelang, terdapat komunitas baru yang bernama “SELINGAN” kepanjanganya Sepeda Lipat Kembangan.

Komunitas ini baru terintis di tengah pandemi ini, sebelumnya memang ada komunitas sepeda juga bernama KCC. Komunitas ini terdiri dari warga Kembangan, yang beranggotakan sekitar lebih dari 39 orang yang resmi di dalam grup, untuk anggotanya ada dari semua kalangan. Sepeda yang dimiliki pun beragam ada yang Sepeda Lipat atau saya sering sebut SELI untuknya, kemudian ada juga sepeda MTB atau Mountain Bike. Dan harga nya pun bervariatif mulai 2 juta–20 juta rupiah, dan itupun belum termasuk yang sudah di upgrade.

Siapapun boleh ikut. Tetapi ada syarat yang harus dipenuhi yaitu harus memakai sepeda bukan yang bermesin yaaa. Biasanya untuk kegiatan dari komunitas ini bersepeda bersama melewati rute yang telah ditentukan. Ada rute dalam kota yang menyusuri Kota Magelang, ada rute susur sungai yaitu bersepeda melewati jalan yang mengikuti alur sungai tersebut.

Advertisement

Untuk rute kota dan susur sungai juga bisa digabung jadi awal keberangkatan para warga kumpul di Basecamp Selingan pukul 06:00 pagi dan berangkat pukul 07.00, kemudian menuju komplek TNI Panca Arga, lanjut kearah SMK 1 Magelang, dan mulai menyusuri sungai dari situ hingga tembus di Stadion GOR Much. Subroto Magelang. Saat di stadion break untuk foto-foto, kemudian istirahat, jajan, juga lihat pemandangan-pemandangan indah, banyak juga pesepeda lain yang ada di situ baik akhi maupun ukthi. Setelah break kita lanjut ke Alun-alun Magelang, break lagi untuk beli makan biasanya favoritnya sih soto, bakso, mie ayam plus minum es teh.

Setelah kenyang kita pulang, karena sudah semakin siang dan panas. Total jarak tempuh seluruhnya kurang lebih 20KM.

Semakin berlanjut  pada Minggu, 5 JULI 2020 Komunitas Selingan mengadakan Happy Gowes ke jogja yang berangkat pada pukul 05.30 WIB dari magelang menuju Sleman City Hall memakan waktu 1 jam 30 menit. Para sepeda dan pilotnya dinaikan truk dan diturunkan tepat di Sleman City hall. Mulai dari situ mulai langsung menuju ke arah kota gede Yogyakarta, dengan rute:


Sleman City Hall – Monjali – Tugu Jogja – Stasiun lempuyangan – Malioboro – Benteng V. – Taman Pintar – Alun-alun Utara – Kraton – Taman Sari – Masjid Kauman – Alun-alun Selatan – Masjid Jogokariyan – Jalan PARIS – Pasar Wisata Craft – Manding Sentra Kulit – Kembali arah Jogja Via Jl. Bantul – Jokteng Kulon – Denggung – siap gas Magelang.


Yuk bersepeda, jangan lupa safety dan juga bawa masker ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE