Patah hati adalah sebuah kejadian yang pernah dialami oleh sebagian besar manusia di bumi. Kisah patah hati pun tidaklah sama yang dirasakan antara individu satu dengan yang lainnya. Apa yang dirasakan seseroang ketika hatinya sedang terluka? Sakit, sesak nafas, atau mungkin enggan untuk memulai kisah yang baru?

Terkadang rasanya sakit hati membuat kita enggan dan takut untuk membuka hati lagi dan menerima hati yang baru, khawatir jika ujungnya sama saja membuat kita terluka. Mungkin, saat itu juga kita mulai berasumsi bahwa jodoh tidak akan ke mana. Setidaknya berusahalah untuk bisa membuka lembaran baru dengan kisah yang lebih baik. Jika kita belum bisa membuka hati dan mencoba menerima hati yang lain, bagaimana jodoh itu akan datang?

Advertisement

Mulailah perlahan membuka hati. Selesaikan masalah yang ada di dalam hatimu. Kita mungkin sudah menemukan sosok yang rasanya sudah pas dan cocok, namun terkadang rasa sakit di masa lalu membuat diri kita ragu untuk melangkah. Biarkanlah hatimu sembuh terlebih dahulu dari rasa sakit, sampai akhirnya bisa menerima dan merelakan apa yang telah terjadi di masa lalu. Sibukkan dirimu dengan kegiatan yang positif seperti; pergi berekreasi, mendaki gunung, membaca beberapa buku, jalan-jalan, dan sebagainya. Lama-lama luka di hati akan sembuh, meskipun bekasnya mungkin tetap ada.

Jangan menutup diri dengan orang lain. Percayalah, pasti akan ada orang yang bisa membuatmu bahagia. Kau hanya takut akan kesalahan seseorang yang kau pilih di masa lalu yang akan terulang kembali jika nantinya ingin mencari penggantinya. Terkadang kenangan justru membuat diri menjadi sakit dan tak siap membuka hati. Belajarlah dari kesalahan itu, semua berawal dari tidak bisa dan lama-lama kita akan bisa lalu terbiasa.

Kamu harus menemukan kuncinya agar bisa membuka pintu hatimu yang tertutup itu. Pelan namun pasti kau harus bisa menaruh rasa percaya yang baru. Kita belum memulai, janganlah terlalu berasumsi kedepannya akan seperti apa.

Advertisement

Nikmati dulu prosesnya. Patah hati merupakan sebuah pengalaman, kita belajar dari kesalahan yang pernah terjadi, lalu ke depannya kita akan menjalani hidup yang lebih baik dan mendapatkan pendamping hidup yang baik pula.

Kamu harus siap melangkah ke depan, tak usah sering-sering menengok ke belakang dan mengkhawatirkan segala perasaan patah hatimu di masa lalu. Fokus pada masa sekarang dan ke depan. Yakinlah, sesuatu yang menyakitkan itu akan indah pada waktunya, asalkan kita bersungguh-sungguh ingin menemukan sosok yang lebih baik dari yang lalu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya