Kepada kamu, seorang pria yang sejatinya adalah penjaga dan sedang mengejar kekasih hatinya untuk menjadi pendamping hidup selamanya. Bacalah..

Tulisan ini bukan mengajarkan seorang pria bagaimana memperlakukan wanita. Tulisan ini bukan menasehati seorang pria, bagaimana menjaga wanita. Tulisan ini bukanlah mendikte seorang pria agar lebih terarah. Hanyalah sebuah pengingat betapa berharganya seluruh manusia yang terlahir ke dunia, terutama wanita.

Advertisement

Kepada kamu, seorang pria, yang sejatinya adalah penjaga. Usia mu tidak lagi muda, masa bermainmu sudahlah harus tutup usia. Kenakalan remaja, haruslah mulai singgah ke pelipir tujuan arah. Fokuslah bekerja demi cita-cita, agar hidupmu lebih berwarna. Dengan mimpi yang bisa di bawa nya ke dermaga.

Ketika dirasa usia mu sudah semestinya, akan ada seorang cantik yang akan membantu melanjutkan semua mimpimu. Seorang wanita yang dititip oleh Tuhan melalui kehalusan sikapnya, aura yang lembut dan ketulusan untuk membantu menemani hingga masa tuamu. Membantu menemani langkah yang berliku dan membantu menjaga buah hati sepanjang waktu. Tuhan memberinya nama istri.

Ketahuilah wahai pria, dia sangat mendambakan kehadiranmu, sebuah penantian yang selalu di campur adukan dalam doa untuk menemukan pedoman memenuhi waktu disisa hidupnya. Sekian lama di beri pembakalan hanya untuk satu tujuan, yaitu tentang makna keikhlasan.

Advertisement

Kelak suatu saat nanti, dengan ikhlas dia akan meninggalkan orangtuanya hanya demi kamu, dia yang akan menahan jutaan rindu, hanya untuk memelukmu dikala sendu. Terperangah dengan sigap, ketika kau mengadu harap. Bahkan begitu ajaibnya, ketika seluruh keluh kesah ditumpahkan padanya, hati mu akan lebih terasa lega.

Badannya bukan terbuat dari mesin berbalut besi, hanyalah belulang yang tertanam dalam rongga – rongga kehangatan, tidak selamanya pula bersikap kuat, namun dia akan terus menjadikanmu hebat. Memikirkan kondisi perutmu, menyatukan keadaan agar nutrisimu tetap terjaga. Berputar cara apapun dia mampu lakukan, agar kamu merasa nyaman dalam sebuah persinggahan dan tetap mendekap dalam satu senyuman.

Tau kah kamu judul lagu Sheila On 7? "Anugerah Terindah yang Pernah ku Miliki?"

Jawabannya adalah istri mu sendiri.

Kepada kamu seorang pria yang sejatinya adalah penjaga.

Mampukah kamu meneteskan air mata kepedihan? Masih tegakah kamu mengecewakannya? Memarahinya? Bersikap kasar dengannya? Atau akankah kamu menjatuhkan kebahagiannya?

Ketahuilah satu hal, ada satu pria yang sangat dia cintai, bahkan jauh sebelum mengenalmu. Pria itu bernama ayah yang tidak pernah sekalipun membuatnya kecewa.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya